Home / Berita

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:13 WIB

Wali Kota Ambon Serahkan Bantuan Sarana Perikanan, Dorong Nelayan Tingkatkan Pendapatan dan Keluar dari Kemiskinan

AMBON – Pemerintah Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyerahan paket sarana perikanan kepada kelompok nelayan, Kelompok Usaha Bersama (KUB), dan kelompok pembudidaya ikan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di kawasan bawah Jembatan Merah Putih (JMP), Desa Hative Kecil, Selasa (28/7/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu tugas utama pemerintah. Karena itu, Pemkot Ambon terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan, termasuk bantuan sarana perikanan tangkap dan budidaya bagi para nelayan.

“Bantuan ini diberikan agar nelayan memiliki fasilitas yang memadai untuk meningkatkan hasil tangkapan maupun produksi budidaya. Harapan akhirnya adalah meningkatnya pendapatan sehingga kesejahteraan nelayan ikut meningkat dan secara bertahap mampu keluar dari kemiskinan,” ujar Wattimena.

Ia menjelaskan, pemerintah kota secara konsisten mengalokasikan bantuan sarana dan prasarana perikanan setiap tahun. Menurutnya, intervensi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung sektor perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir di Kota Ambon.

Baca Juga  Gubernur Maluku Gandeng ASDP, Konektivitas Feri Antarpulau Jadi Target Penguatan Ekonomi Daerah

Namun demikian, Wali Kota mengingatkan para penerima bantuan agar tidak menjual alat tangkap maupun sarana yang diberikan pemerintah. Ia menilai kebiasaan tersebut justru menjadi penyebab gagalnya program pemberdayaan yang telah diupayakan pemerintah.

“Kalau bantuan dijual, maka tujuan untuk meningkatkan pendapatan nelayan tidak akan pernah tercapai. Bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kebutuhan keluarga dan kelompok, bukan untuk dijual,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wattimena juga mengungkapkan kabar baik terkait Program Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Dari usulan Pemerintah Kota Ambon, sebanyak empat negeri berhasil ditetapkan sebagai penerima program tersebut, yakni Negeri Latuhalat, Rutong, Urimessing, dan Amahusu.

Melalui program itu, pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 hingga Rp23 miliar untuk pembangunan berbagai sarana dan prasarana pendukung usaha perikanan, mulai dari penangkapan ikan hingga pemasaran hasil perikanan. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem perikanan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan di wilayah penerima.

Baca Juga  715 Guru dari 31 Provinsi dan Luar Negeri Ikuti Orientasi Akademik PPG Unpatti, Rektor Targetkan Seluruh Peserta Lulus

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Ambon yang telah memperjuangkan berbagai usulan melalui pokok-pokok pikiran (pokir), sehingga dapat direalisasikan dalam bentuk bantuan kepada masyarakat nelayan.

Selain itu, ia mengaku telah meminta Dinas Perikanan untuk terus berkoordinasi terkait upaya penyediaan akses bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan agar aktivitas melaut tidak terkendala.

Menutup sambutannya, Bodewin Wattimena kembali mengajak seluruh penerima bantuan untuk menjaga kekompakan dalam kelompok serta memanfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan secara bertanggung jawab.

“Pemerintah hanya bisa memfasilitasi. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen bapak dan ibu sekalian dalam memanfaatkan bantuan dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kelompok,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

βMAPAN Hadir di Wisuda Unpatti, Disnaker Ambon Buka Akses Kerja bagi Fresh Graduate

Berita

HPN Bukan Milik PWI, Petrus Oratmangun dan Hamdi Jempot Desak Kesetaraan Seluruh Insan Pers

Berita

Wagub Maluku Buka Sahari Dilahasuang di Negeri Laha, UMKM dan Kuliner Lokal Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Berita

Ely Toisutta dan Dody Wiranto Ajak Pemuda Maluku Jadi Pelopor Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Era Digital

Berita

Solichin Buton Warning Pembebasan Lahan TPU Arbes: Status Tanah Harus Jelas, Hindari Masalah Hukum

Berita

Desakan Pemakzulan Abdullah Vanath Menguat, Watubun Tegaskan DPRD Tak Bisa Bertindak Sepihak

Berita

Wagub Maluku Dorong Perluasan Peluang Kerja bagi Pemuda, Solidaritas Jadi Kunci Datangkan Investasi

Berita

Ombudsman Maluku Soroti Pelayanan Publik SBB, Bupati Diminta Pastikan Perbaikan Nyata