AMBON – Karantina Maluku menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam mendorong pembangunan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Rapat Kerja DPRD Komisi II Provinsi Maluku, yang membahas sejumlah agenda strategis terkait pembangunan daerah, termasuk penguatan peran Karantina dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan Maluku agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
Salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut adalah pelayanan ekspor komoditas unggulan daerah, khususnya produk yang dihasilkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Karantina memiliki posisi strategis dalam memastikan setiap komoditas yang akan dilalulintaskan maupun diekspor memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari aspek kesehatan, mutu, keamanan hingga ketentuan yang ditetapkan oleh negara tujuan.
Pelayanan karantina yang optimal dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan Maluku.
Dengan demikian, komoditas yang selama ini memiliki nilai ekonomi di pasar lokal diharapkan mampu memiliki daya saing lebih tinggi dan menjangkau pasar global.
Dalam rapat kerja tersebut, Komisi II DPRD Provinsi Maluku juga memberikan sejumlah masukan kepada instansi vertikal yang berwenang agar terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan Asta Cita Presiden, terutama dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing komoditas serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Selain persoalan ekspor, harmonisasi dan kolaborasi antara instansi vertikal dengan pemerintah daerah turut menjadi salah satu poin penting yang mengemuka.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar berbagai program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terintegrasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Karantina Maluku menyatakan siap untuk terus mengambil bagian dalam upaya tersebut melalui pengawalan terhadap komoditas unggulan daerah, sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaku usaha agar produk Maluku dapat memenuhi standar dan persyaratan pasar.
Upaya ini diharapkan mampu membuka semakin banyak peluang bagi produk-produk Maluku untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Karantina Maluku pun menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, mengawal komoditas unggulan daerah dan membuka jalan bagi produk Maluku menuju pasar global.





































