Home / Berita

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:36 WIB

33 Titik Karhutla Tercatat di Maluku Tengah, Bupati Zulkarnain Perkuat Penanganan

MASOHI, GLOBALMALUKU.ID | Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejak Juli 2026. Hingga pertengahan Oktober 2026, tercatat sebanyak 33 titik kebakaran, beberapa di antaranya berhasil dipadamkan melalui kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, serta unsur TNI/Polri.

Upaya penanganan tersebut dibahas dalam rapat Tim Siaga Bencana yang dipimpin Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, pada Rabu (14/10/2026). Rapat digelar untuk mengevaluasi perkembangan penanganan karhutla, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta memperkuat langkah pemadaman guna mencegah api meluas.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Lantik Tim Pengelola RTP Wainitu, Wujudkan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Dalam penanganan kebakaran, pemerintah daerah melibatkan perangkat daerah bersama masyarakat dan unsur TNI/Polri, dengan dukungan personel serta peralatan operasional. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar proses pemadaman dapat berjalan lebih efektif dan respons terhadap titik kebakaran dapat dilakukan dengan cepat.

Selain mengupayakan pemadaman, Pemkab Maluku Tengah juga mengantisipasi dampak asap karhutla terhadap kesehatan masyarakat, kegiatan pendidikan, dan aktivitas sehari-hari warga di wilayah terdampak.

Untuk mendukung percepatan penanganan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan kebakaran hutan atau lahan. Laporan dapat disampaikan kepada Satpol PP Kabupaten Maluku Tengah melalui nomor telepon (0914) 2310149.

Baca Juga  Ikuti MTQ Tingkat Nasional XXX Di Kota Samarinda, Pj Gubernur Lepaskan 46 Kafilah

Pelaporan sedini mungkin diharapkan membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat sehingga kebakaran tidak meluas dan dampaknya terhadap lingkungan maupun masyarakat dapat diminimalkan.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menghadapi karhutla. Partisipasi masyarakat, koordinasi antarlembaga, serta kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kebakaran yang telah berlangsung sejak Juli 2026.

Share :

Baca Juga

Berita

Bodewin Wattimena: Pembangunan Ambon Tak Cukup dengan Teknologi Canggih, Manfaatnya Harus Dirasakan Semua Warga

Berita

DPRD Maluku Soroti Keberlanjutan Irpom, 324 Unit Efektif dan Dua Lokasi Terkendala

Berita

Unpatti Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Sosial bagi Penerima Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN

Berita

Unpatti Kirim 17 Mahasiswa Hukum ke Bali, Siap Pertahankan Prestasi Emas di Kompetisi Peradilan Semu

Berita

Kemarau Tak Surutkan Produksi Padi, 3.000 Hektare Sawah di Seram Utara Kobi Tertanami, Seti Targetkan 1.250 Hektare

Berita

1.770 LAPORAN DARURAT MASUK CALL CENTER 112 AMBON, KEBAKARAN MELONJAK 41 KASUS HINGGA 13 OKTOBER

Berita

TMMD KE-130 KODIM 1504/AMBON RESMI DIBUKA, BODEWIN WATTIMENA SOROTI KETAHANAN AIR BERSIH DAN ANCAMAN EL NIÑO

Berita

Wali Kota Ambon Berlakukan WFH dan PJJ, Antisipasi Dampak Kabut Asap