Home / Berita

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:23 WIB

Hak Guru Jangan Terus Tertahan! DPRD Maluku Desak Pemprov Lunasi Tunggakan TPP Sebelum Akhir 2026

AMBON, GlobalMaluku.id | Komisi IV DPRD Provinsi Maluku mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku segera menuntaskan tunggakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru SMA dan SMK yang belum dibayarkan sejak tahun anggaran 2025 hingga triwulan pertama 2026.

DPRD meminta penyelesaian hak para tenaga pendidik tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026. Desakan ini muncul setelah persoalan pembayaran TPP ditemukan dalam kegiatan pengawasan DPRD di sejumlah kabupaten dan kota di Maluku.

Anggota DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury, mengatakan persoalan tunggakan TPP guru telah beberapa kali dibahas bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dalam rapat kerja.

“TPP guru yang belum terbayarkan, baik pada 2025 maupun sebagian 2026, merupakan masalah penting yang kami temukan langsung saat pengawasan,” ujar Wattimury kepada RRI di Ambon, Selasa (27/10/2026), sebagaimana diberitakan RRI.co.id.

Menurut Wattimury, persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut hak tenaga pendidik yang harus diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Kapolres Malteng Kunker ke Polsek Amahai dan Masohi, Tekankan Disiplin Personel hingga Antisipasi Konflik Sosial

Administrasi dan Keterbatasan Anggaran Jadi Kendala

Wattimury menjelaskan, proses pencairan TPP guru harus memenuhi persyaratan administrasi. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah ketertiban guru dalam mengisi presensi mandiri sebagai bagian dari proses pengusulan pembayaran.

“Jika pengisian absen tidak tertib, hal itu berdampak pada proses pengusulan dan pembayaran TPP,” katanya.

Meski demikian, ia menyebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku telah mengusulkan pembayaran bagi guru yang memenuhi persyaratan dan melengkapi dokumen sesuai ketentuan.

Karena itu, penyelesaian tunggakan tidak hanya membutuhkan kelengkapan administrasi, tetapi juga dukungan penganggaran dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

DPRD mengakui keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi salah satu tantangan dalam menyelesaikan kewajiban tersebut. Namun, kondisi keuangan daerah diharapkan tidak menghilangkan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan pembayaran hak guru yang telah memenuhi persyaratan.

DPRD Targetkan Tunggakan Tuntas Akhir 2026

DPRD Provinsi Maluku terus mendorong agar pemerintah daerah mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan tunggakan TPP guru sebelum pergantian tahun anggaran.

Baca Juga  WAGUB SERAHKAN LAPORAN KEUANGAN UNAUDITED TA 2022 KEPADA BPK PERWAKILAN MALUKU

Menurut Wattimury, pembayaran TPP perlu ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam pengeluaran anggaran daerah, dengan tetap memperhatikan ketentuan administrasi dan kemampuan keuangan pemerintah.

“Kami terus mendorong agar pembayaran TPP ini dijadikan prioritas utama. Harapan kami, seluruh tunggakan TPP guru dapat diselesaikan hingga akhir 2026,” ujarnya.

Desakan tersebut menjadi perhatian penting bagi Pemprov Maluku, terutama dalam memberikan kepastian penyelesaian kewajiban pembayaran kepada para guru SMA dan SMK.

Penyelesaian tunggakan TPP diharapkan tidak berhenti pada pembahasan dalam rapat kerja, tetapi diwujudkan melalui langkah penganggaran dan proses pembayaran yang jelas bagi guru yang telah memenuhi persyaratan.

Bagi tenaga pendidik, kepastian pembayaran hak merupakan bagian penting dalam menjaga kesejahteraan dan mendukung pelaksanaan tugas pendidikan.

Kini, perhatian tertuju pada langkah Pemprov Maluku bersama TAPD untuk memastikan penyelesaian tunggakan tersebut dapat direalisasikan sesuai target yang didorong DPRD, yakni sebelum akhir 2026. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Dari Kampus ke Panggung Dunia, Guru Besar Unpatti Fransina Latumahina Bawa Tenun Tanimbar ke Australia

Berita

Buka Seminar Keluarga Gembala GPdI Maluku 2026, Lewerissa Tekankan Penguatan Keluarga dan Peran Gereja

Berita

Lewerissa Tantang 161 Lulusan IAKN Ambon: Tingkatkan Kompetensi, Jangan Kalah Bersaing di Era Perubahan

Berita

Wali Kota Ambon: Keluarga Kuat, Fondasi Masyarakat Harmonis dan Kota yang Damai

Berita

Wagub Maluku Soroti Serapan Anggaran DAK, Minta Program Kependudukan dan Pencegahan Stunting Lebih Tepat Sasaran

Berita

Ironis! Warga Pegunungan SBB Masih Gunakan Pelita, DPRD Maluku Desak Dinas ESDM Bertindak

Berita

Audit Khusus SK Kenaikan Pangkat Bodong di Pemkot Ambon Rampung 6 November, Hasilnya Diserahkan ke Wali Kota

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Gempa Bumi