Home / Berita

Minggu, 26 November 2023 - 20:21 WIB

Ini Harapan Pj Walikota Ambon Pada Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK Kota Ambon

GlobalMaluku.ID,Ambon-Rapat konsultasi Tim Penggerak PKK Kota Ambon terlaksana dengan sorotan tema “Membangun Sinergitas Bersama Wujudkan Masyarakat Kota Ambon Yang Sejahtera”. Kegiatan tersebut di buka secara lansung oleh Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena yang berlangsung pada tanggal 24 November 2023. Rapat Konsultasi di hadiri secara daring oleh Kasubid PKK Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Republik Indonesia.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Kasubid PKK Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Ibu Mendi Walonda. Perwakilan TP-PKK Provinsi Maluku, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, pengurus TP-PKK Kota Ambon .

Dalam sambutannya, Penjabat Ketua TP-PKK Kota Ambon Felisa Wattimena mengatakan ,bahwa gerakan PKK merupakan gerakan pembangunan masyarakat. Menuju terwujudnya keluarga yang sejahtera dan merupakan mitra pemerintah, yang berfungsi sebagai fasilitator. Yakni perencana, pelaksana pengendali dan penggerak pada setiap jenjang untuk melaksanakan program PKK.

Baca Juga  Miris, As'addudin Hina Rakyat SBB ,Dengan Bantuan Yang Di Berikan, Beras 5 Kg Dan 1 Kaleng Susu Serta 2 Karton Mie Instan, Program Jokowi Di Kebiri

Gerakan PKK melalui pelaksanaan program pokok PKK diupayakan dalam rangka memberikan pelayanan secara maksimal dan menyeluruh bagi keluarga-keluarga. Sehingga ada koordinasi dan konsultasi secara berjenjang dari tingkat pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga Desa, Negeri dan Kelurahan,”ujar Wattimena.

Diketahui, Kegiatan rapat konsultasi TP-PKK yang terlaksana merupakan kegiatan rutin satu tahunan yang di laksanakan oleh TP-PKK Kota Ambon. Hal tersebut di lakukan sebagai tindak lanjut dari rapat konsultasi TP-PKK tingkat Provinsi Maluku. Yang bertujuan untuk membangun persamaan persepsi dan sinergitas bersama dalam pengelolaan gerakan PKK di masing-masing jenjang tingkatannya.

Sementara itu di tempat yang sama Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengatakan bahwa TP-PKK adalah mitra pemerintah. Untuk menggerakan potensi dalam wadah keluarga sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Agar meminimalisir berbagai persoalan yang terjadi di dalam kehidupan keluarga dan berdampak bagi kehidupan masyarakat Kota, Provinsi dan Negara.

Baca Juga  Wakil Rektor Unpatti Tegaskan Pentingnya Pendekatan Berbasis Data untuk Atasi Kemiskinan di Maluku

Menurutnya, PKK di sebut gerakan karena nantinya akan menggerakan keluarga sehingga apabila semua hal di lakukan, maka tidak ada keluarga miskin. Kemudian tidak ada anak yang stunting, serta tidak ada keluarga yang hidup di bawah prasejahtera.

Lebih lanjut ia katakan, keluarga yang sejahtera adalah mereka yang terbebas dari masalah-masalah kebutuhan ekonomi. Oleh karena itu tidak bisa hanya dengan mengedukasi tetapi harus di gerakkan, artinya datang dan sampaikan lalu sama-sama membangun kesejahteraan.

Adapun sasaran -Sasaran TP-PKK adalah keluarga, karena mereka adalah basis terkecil dari sebuah komunitas. Dan mudah untuk diselesaikan persoalan dalam keluarga, dan apabila keluarga tersebut sejahtatera, maka kota Ambon akan sejahtera.

Share :

Baca Juga

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku