Home / Berita

Selasa, 12 Maret 2024 - 21:06 WIB

Rutumalessy Minta Denpom Periksa Pj Bupati SBB, Warga Acam Demo

GlobalMaluku.ID,Piru- Warga Piru, Mozes Rutumalessy minta Denpom periksa Pj Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Andi Candra As’addudin. Kalau tidak maka warga SBB akan turun jalan.

Pasalnya, sejak ditunjuk oleh Mendagri untuk menjadi Penjabat Bupati di kabupaten SBB Chandra diduga sering membuat masalah. Berbagai masalah itu timbulnya seperti gratifikasi dan dugaan perjalanan dinas fikitif.

“Dia selalu menunjukan sikap tegas terhadap siapa saja yang sedang mengkritik kinerjanya yang dianggap buruk,” ujarnya.

Selain itu, kata Moses, Pj Bupati SBB itu selalu meminta ‘Jatah’ dari para kepala dinas, agar semua proyek yang dikelola oleh masing-masing dinas harus ada ‘jatah’ buat dirinya selaku kepala daerah.

“Seperti yang terjadi di dinas pendidikan Kabupaten SBB. Pj Bupati SBB terima uang Rp350 juta dari mantan Kadis pendidikan. Itu uang Fee proyek di dinas pendidikan,” terangnya.

Baca Juga  Pemkot Kembali Gelar GPM, Pada Awal Bulan September

“Ini gratifikasi yang dilakukan oleh mantan kadis dan Pj Bupati kabupaten SBB. Padahal Pj Bupati di beberapa media selalu mengeluarkan statement bahwa, ‘Kalau piring yang kotor harus dibersihkan.’ Ternyata ucapan itu cuma dongeng saja. Karena masih saja terima uang gratifikasi dari bawahannya, kuat dugaan uang tersebut itu adalah ketentuan yang telah diatur oleh Andi Candra sendiri,” bebernya.

Ditambahkannya, bukan cuma soal gratifikasi saja, tetapi Andi Candra juga diduga terlibat dengan kasus perjalanan dinas fiktif, dan diduga terlibat juga dengan kasus rehabilitasi gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten SBB di Piru.

“Ada indikasi kerjasama dengan pihak perencanaan untuk melakukan pembengkakan anggaran pada proyek tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  Lekransy Ajak Seluruh Pegawai Kristen Hadiri Natal Pemkot

Untuk itu,menurutnya Pj Bupati SBB harus dicopot dan diadili. Pihak yang bisa memeriksa Jenderal TNI aktif seperti Andi Candra As’adudin, hanyalah Polisi Militer (POM). Karena lewat POM lah Andi Candra As’adudin bisa dilumpuhkan pergerakannya, karena perbuatan Andi Candra justru merupakan perbuatan yang memalukan.

“Untuk itu yang bisa memeriksa seorang jendral TNI yang masih aktif seperti Andi chandra as’adudin, Hanya lembaga yang bisa periksa kesalahan bagi TNI aktif, seperti POM, jika POM juga tidak bertindak cepat maka warga SBB akan melakukan aksi demonstrasi, dan pemblokiran jalan agar suara mereka bisa didengar oleh pemerintah pusat dan lembaga hukum di negara ini,”tandas Rutumalessy.

Share :

Baca Juga

Berita

Unpatti Dukung Penguatan Energi Terbarukan Maluku, Prof Dominggus Hadiri Kick Off NZMATES Phase 2

Berita

KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, Pemkot Ambon Tekan Defisit hingga Rp205,4 Miliar

Berita

Ketua DPRD Maluku Minta Patahuwe-Lisabata Akhiri Konflik, Jangan Ada Lagi Aksi Balasan

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI