Home / Berita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Karhutla Siwang Hanguskan Enam Hektare, Dinas Kehutanan Maluku Catat 369 Titik Panas

AMBON, GLOBALMALUKU.ID | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Siwang (Kezia), Negeri Urimessing, Kota Ambon, menghanguskan lahan yang diperkirakan mencapai enam hektare pada Selasa (20/10/2026). Di tengah upaya pemadaman tersebut, Dinas Kehutanan Provinsi Maluku juga mencatat sebanyak 369 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Maluku.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku, Haikal Baadilla, S.Hut., M.Si., menjelaskan, kebakaran di Siwang terjadi pada dua area dengan luas masing-masing diperkirakan tiga hektare. Lahan yang terbakar merupakan kawasan semak belukar dan kebun campur berstatus Areal Penggunaan Lain (APL).

“Luas kebakaran masih bersifat sementara dan akan diverifikasi lebih lanjut melalui pemetaan menggunakan drone,” jelas Baadilla.

Pemadaman Berlangsung hingga Malam

Baadilla mengatakan, upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 14.00 WIT oleh Dinas Kehutanan Provinsi Maluku. Penanganan kemudian diperkuat dengan dukungan personel dan peralatan dari sejumlah unsur terkait yang tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIT.

Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan mobil slip-on, kendaraan operasional, mobil tangki air, selang, nozzle, serta jetshooter untuk mengendalikan kobaran api.

Baca Juga  Cari Bintang Religi Muda, LASQI Kota Ambon Gelar Audisi Vokalis

Pemadaman pada area pertama berhasil diselesaikan sekitar pukul 20.00 WIT. Sementara itu, penanganan di area kedua berlanjut hingga pukul 22.30 WIT melalui proses mopping up atau pemadaman sisa bara api untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Dinas Kehutanan Provinsi Maluku menjadwalkan pemantauan lanjutan pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Sebelas Hotspot Berkategori Kepercayaan Tinggi

Di luar penanganan kebakaran di Siwang, hasil pemantauan pada Selasa (20/10/2026) mencatat total 369 titik panas di wilayah Maluku. Data tersebut terdiri atas 11 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence), 352 titik dengan tingkat kepercayaan menengah (medium confidence), dan enam titik dengan tingkat kepercayaan rendah (low confidence).

Menurut Baadilla, 11 titik panas kategori high confidence tersebar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebanyak satu titik, Kabupaten Maluku Barat Daya delapan titik, dan Kabupaten Seram Bagian Barat dua titik.

Baca Juga  Tarian Kolosal Sejarah Aceh Meriahkan Pembukaan PON XXI 2024

Sementara itu, titik panas kategori menengah dan rendah terpantau di Kabupaten Buru, Buru Selatan, Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, serta Kota Ambon.

Baadilla menegaskan, titik panas merupakan indikator awal yang perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan untuk memastikan apakah benar terjadi kebakaran.

Karena itu, pemantauan secara berkala dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna mengantisipasi potensi karhutla serta mencegah api meluas ke kawasan lainnya.

Masyarakat Diimbau Tidak Membakar Lahan Sembarangan

Dinas Kehutanan Provinsi Maluku mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah terpantau banyaknya titik panas di berbagai wilayah.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Upaya pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat dinilai penting untuk menekan risiko kebakaran meluas serta melindungi lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Kebakaran di Ambon Tembus 157 Kejadian, Nusaniwe Catat Lonjakan Tertinggi

Berita

Rektor Unpatti dan Kapolda Maluku Perkuat Sinergi Keamanan Kampus dan Riset Ilmiah

Berita

Kapolres Malteng Kunker ke Polsek Amahai dan Masohi, Tekankan Disiplin Personel hingga Antisipasi Konflik Sosial

Berita

Hadapi Ancaman El Nino dan Karhutla, Pemprov Maluku Perkuat Cadangan Pangan, Cabai Didatangkan dari Luar Daerah

Berita

Kajati Maluku dan Kapolda Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Fokus pada Koordinasi Antarinstansi

Berita

Kemenkum Maluku Dorong Perda Kekayaan Intelektual, Produk Unggulan dan Budaya Lokal Harus Dilindungi

Berita

Bupati Malteng: Wisuda Bukan Akhir, Sarjana Harus Hadirkan Solusi bagi Masyarakat

Berita

Lucky Nikijuluw: Perda Perangkat Daerah Direvisi, BPBD Ambon Diproyeksikan Naik ke Tipe A