AMBON-Hari ini, SMA Kristen dan seluruh sekolah di Provinsi Maluku menggelar ujian sekolah. SMA Kristen menggunakan sistem ujian berbasis digital dengan perangkat Chromebook, memungkinkan siswa mengikuti ujian secara daring sepanjang hari, Senin (10/3/25).
Kepala Sekolah SMA Kristen menjelaskan bahwa dari total 160 siswa, ujian dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh 80 siswa yang ditempatkan di dua ruangan, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 12.00 WIB hingga selesai dengan jumlah dan pembagian ruangan yang sama.
Dalam pelaksanaan ujian ini, pengawas berasal dari berbagai sekolah dalam sistem pengawasan silang. Pengawas yang bertugas berasal dari SMA Dian Harapan, SMA Negeri 13 Ambon, SMA Rehobot, dan SMA 45. Setiap sesi, pengawas bergantian untuk memastikan ujian berjalan lancar dan sesuai prosedur.
Ujian sekolah ini direncanakan berlangsung selama delapan hari, hingga 18 Maret dengan tambahan dua hari susulan bagi siswa yang tidak dapat mengikuti ujian di hari pertama dan kedua, misalnya karena alasan kesehatan.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Ambon mengimbau seluruh kepala sekolah di Kota Ambon untuk bersama-sama menyukseskan ujian sekolah baik yang masih menggunakan metode kertas dan pensil maupun yang sudah beralih ke sistem digital berbasis Android, komputer, atau Chromebook.
Selain itu Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas ujian agar proses ini dapat berjalan dengan jujur dan adil.
Dengan tagline “Prestasi penting, jujur nomor satu”, diharapkan para siswa dapat mencapai hasil yang baik dengan usaha maksimal dan persiapan yang matang.




































