Home / Berita

Senin, 15 Agustus 2022 - 12:30 WIB

Latuamury “Dihadiahi” Jabatan Direktur RSU Masohi

MASOHI, Global Maluku.ID | Abdul Muthalib Latuamury dikabarkan telah resmi menjabat Direktur RSUD Masohi, menggantikan Ramly Selay.

Kabar tentang jabatan baru Latuamury di RSUD Masohi ini beredar luas dilakukan secara diam-diam. Bahkan sengaja tidak dipublikasikan.
“Latuamury sudah resmi menjabat direktur RSUD Masohi. Pelantikan yang bersangkutan dilakukan di Negeri Besi, Jumat kemarin,” kata sumber media ini.

Pelantikan Abdul Muthalib Latuamury (AML) menjadi direktur RSUD Masohi sejatinya merupakan kado istimewah Bupati Tuasikal Abua jelang akhir masa jabatan sebagai orang nomor satu di Pemkab Malteng.
Setelah sebelumnya “Diselamatkan” dari ancaman pemecatn sebagai ASN karena berstatus mantan Narapidana Korupsi, AML masih juga diberi jabatan setingkat eselon II B.

“Faktanya, dokter Mo sudah dilantik,” ujar sala satu tenaga medis di Maluku Tengah ini.

Untuk diketahui, AML merupakan mantan Napi Korupsi Alkes di RSUD Masohi tahun 2013. N dan AML didakwa bersalan karena telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.2,819 Miliar.

Baca Juga  Ini Harapan Marasabessy Dalam Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah

Meski oleh pengadilan Tipikor Ambon baik N maupun AML dinyatakan tidak bersalah,
Di tingkat Mahkamah Agung, keduanya dinyatakan , bersalah dengan hukuman masing-masing, 4 dan 5 tahun penjara.

N dan AML sudah menjalani hukuman badan sesuai putusan MA. Namun, hukuman terhadap perbutan keduanya tidak sebatas itu. N dan AML harus menjalani Pemecatan Dengan Tidak Hormat atau PTDH sebagaimana diamanatkan Pasal 250 PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Diisyaratkan bahwa, PNS yang dipidana dengan pidana penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan dan/atau pidana umum, diberhentikan dengan tidak hormat.

Ketentuan ini pula yang dijadikan rujukan oleh BKN sehingga lahirnya surat tertanggal
BKN nomor. 4257/B-AK.02.02/SD/FI/2022 perihal status kepegawaian Mantan Napi Korupsi tertanggal 25 Februari 2022.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Maluku Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Alm. JAMALUDIN MAULANA ROLOBESSY.

Faktanya, pada surat ini, tidak tercantum nama AML. Hanya nama rekannya N dan salah satu ASN mantan korupsi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Malteng, JML saja.

Informasi terkini yang dihimpun media ini, N dan JML sudah resmi tidak lagi berstatus ASN. Tidak demikian dengan JML, tidak dipecat sebagai ASN, dirinya malah dihadiahi jabatan sebagai direktur RSUD Masohi.

Kabar terbaru dari lingkungan RSUD Malteng, pelantikan AML juga berhembus. Hanya saja, hingga saat ini belum ada info resmi dan tertanggung jawab tentang hal itu.

“Kita juga dapat informasi itu (Pelantikan). Tapi hingg saat ini, belum ada serah terima jabatan,” tandas salah satu Dokter RSUD Masohi. (TIM)

Share :

Baca Juga

Berita

QRIS Jadi Penggerak Ekonomi Digital, Pemkot Ambon dan BI Maluku Dorong UMKM Naik Kelas

Berita

Komisi II DPRD Maluku Dorong Penguatan Ekosistem Pertanian, dari Penyuluh hingga Industri Kelapa

Berita

Karantina Maluku Perkuat Sinergi Ekspor Komoditas Unggulan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Ustad Pepen Suherman Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Habib Rifqi Alhamid Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Bukan Sekadar Seminar, “Catatan Hati Anak yang Runtuh” Hadirkan Ruang Pemulihan dan Harapan bagi Pemuda Maluku

Berita

Wawali Ely Toissuta: UMKM dan Kebersihan Jadi Kunci Pengembangan Wisata Pantai Galala

Berita

Fraksi Gerindra Dorong Pemerataan Layanan Publik dan Percepatan Pemekaran Kecamatan Teluk