Home / Berita

Rabu, 23 Agustus 2023 - 21:16 WIB

Lewat Kegiatan FGD Wattimena Berharap,Kita Butuh Kerjasama Dengan Semua Stakeholder

GlobalMaluku.ID,AMBON-Penjabat walikota Ambon Bodewin Wattimena membuka forum group discussion ( FGD ) penyusunan Matriks Resiko Bencana banjir dan tanah longsor dalam impact – based forecast dan warning servis di kota Ambon, kegiatan itu berlangsung pada ruang Vlisingen Balai kota Ambon Rabu ( 23/08/23).

“Dalam sambutannya Pejabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan cuaca saat ini terus mengalami perubahan yang signifikan yang dipicu oleh perubahan iklim yang terjadi secara global yang diawali dengan semakin memanasnya suhu bumi.

Ia juga mengatakan , wilayah lain saat ini sementara terdampak El Nino yakni kekeringan dimana-mana. Sementara Kota Ambon hujan hampir setiap waktu, sehingga sulit untuk menentukan atau meramalkan kondisi cuaca seperti beberapa tahun yang lalu.

“Sehingga perubahan iklim ini sulit untuk kita prediksi kecuali yang ada di BMKG, masyarakat biasanya hanya berpatokan pada kejadian berulang-ulang yang terjadi tetapi karena perubahan cuaca atau iklim yang ekstrem itulah kita tidak bisa lagi memprediksi kita sampai dengan tadi malam hampir dua hari hujan di kota ini,”

Baca Juga  Brigjen TNI Andi Chandra As'addudin Tukang Tipu, Lantik Pj Desa, Berwatak Jahat

Untuk itu,Pemerintah pusat maupun daerah turut serta merespon hal tersebut dalam rangka aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait dalam upaya menguatkan koordinasi dan penguatan sistem kebencanaan di daerah khususnya di kota Ambon.

Pasalnya, hal ini memiliki tujuan agar mempersiapkan masyarakat khususnya warga Kota Ambon dari sisi kapasitas dan kesiapsiagaan atas bencana yang sering terjadi sehingga dapat menurunkan risiko bencana di Kota Ambon.

Kata dia ,kegiatan FGD ini menjadi salah satu contoh yang nyata terkait adaptasi dan mitigasi yang saya sebutkan sebelumnya. Identitas ini harus terus dijaga dan terus ditingkatkan hingga ke level masyarakat karena masyarakat saya sangat membutuhkan informasi terkait prakiraan berbasis dampak dan mitigasi.

Baca Juga  ASEAN Sepakati Pedoman Anti Hoaks Usulan Indonesia

“Terima kasih kepada BMKG pusat dan BMKG Maluku serta BPBD Maluku dan Kota Ambon yang terus berupaya dalam semangat kebersamaan untuk kota ini dan seluruh masyarakatnya dalam penyelenggaraan acara ini kami berterima kasih kepada BMKG dalam ya kurun waktu 1 bulan terakhir ini beberapa kegiatan-kegiatan dari
resiko-resiko bencana,”ujar penjabat Wali Kota.

Disamping itu, Plt kepala pusat Metrologi publik BMKG Andi Ramdani mengatakan, ini merupakan strategic BMKG ke depan bagaimana menghadirkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan sekunder dan berbasis campak, artinya informasi kedepan BMKG tidak hanya mengeluarkan informasi hujan lebat, hujan ringan tetapi tentu apa dampaknya.

“Jadi kita butuh kerjasama dengan semua Stakholer agar kita dapat memberikan informasi kepada masyarakat dengan baik,”harapnya.

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD Maluku Desak Pemprov Siapkan Opsi Pendanaan Baru, Jangan Bergantung pada Pinjaman SMI

Berita

PWI Maluku Desak Kapolda Evaluasi Kapolresta Ambon, Minta Kasatreskrim Dicopot Jika Kasus Lutfi Helut Dipaksakan Naik ke Penyidikan

Berita

Rektor Unpatti Targetkan 80 Persen Lulusan Terserap Dunia Kerja

Berita

Rektor Unpatti Lepas 1036 Wisudawan, Dorong Lulusan Jadi Agen Perubahan dan Wujudkan World Class University

Berita

Wali Kota Ambon Serahkan Bantuan Sarana Perikanan, Dorong Nelayan Tingkatkan Pendapatan dan Keluar dari Kemiskinan

Berita

Wali Kota Ambon Pastikan Korban Kebakaran Terima Bantuan Tanggap Darurat dan Dana Stimulan

Berita

Calon Paskibraka Kabupaten Kepulauan Aru Jalani Latihan Intensif, Bangga Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI

Berita

Ombudsman RI Pastikan Stok Beras Bulog Ambon Aman, Dorong Bulog Perkuat Daya Saing Produk