Home / Berita

Kamis, 12 September 2024 - 20:20 WIB

Petenis Jatim PON XXI Mengakui Pakaian Pelapis tak Ganggu Pergerakan saat Tanding

GlobalMaluku.ID,Banda Aceh-Pemain tenis kontingen Jawa Timur, Aldila Sutjiadi, mengaku pergerakannya selama bertanding tidak terganggu pakaian pelapis yang wajib ia kenakan saat tampil dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

“Pergerakan sih enggak terasa dibatasi karena kalau soal kostum tanding, saat musim dingin, kami juga pakai kostum lengan panjang dan legging,” kata dia ketika ditemui usai bertanding dalam partai ganda babak penyisihan nomor beregu putri di lapangan tenis Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (11/9/2024).

Diketahui, cabang olahraga tenis PON XXI memiliki aturan khusus terkait penyesuaian kostum tanding bagi atlet putri yang berpartisipasi.

Aturan itu menyebutkan bahwa khusus untuk atlet putri, apabila memakai atau menggunakan pakaian olahraga tanpa lengan, maka perlu disertai dengan pakaian pelapis berupa manset kaos. Lalu, apabila memakai rok mini atau celana pendek, maka harus disertai memakai pakaian pelapis berupa celana legging sebatas lutut.

Baca Juga  Minimnya SDM ,Wabup Ratuanak Dorong Kerjasama Lintas Sektor

Technical delegate cabang olahraga tenis PON XXI Akhyar Matra mengatakan aturan itu dilaksanakan untuk menghormati Aceh yang menerapkan syariat Islam dan bukan untuk membatasi pergerakan.
“Provinsi Aceh menerapkan syariat Islam di kehidupan sehari-hari. Kita sebagai panitia cabang olahraga tenis menghormati hal tersebut dan mencoba mematuhinya dalam konteks pelaksanaan pertandingan,” ucapnya.

Aldila, yang bertanding mewakili Jawa Timur dalam partai ganda berpasangan dengan Beatrice Gumulya, terpantau telah mengikuti aturan tersebut. Ia tampak mengenakan kostum tanding dengan baju berlengan pendek bernuansa warna merah muda dan memakai legging sebatas lutut.

Baca Juga  Tinjau MPP Di Amplas ,Walikota Ambon Katakan Demi Wujudkan Pelayan Publik Yang Terintegritas Dan Transparan

Meski pergerakannya tidak dibatasi, di awal-awal, Aldila merasa pakaian pelapis yang dikenakan membuatnya merasa semakin kepanasan mengingat harus bertanding pada sekitar pukul 12.00 WIB ketika matahari di kawasan Lhong Raya, Banda Aceh, sedang terik.

Ia mengaku, apabila bertanding di cuaca panas, ia lebih memilih memakai kostum tanpa lengan dan bercelana pendek agar tidak merasa gerah. Meski demikian, ia mengatakan sudah mulai terbiasa dengan aturan ini dan mulai bisa beradaptasi.

“Namun, sudah terbiasa sedikit demi sedikit, jadi untuk hari berikutnya bisa lebih merasa nyaman lagi,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

Berita

QRIS Jadi Penggerak Ekonomi Digital, Pemkot Ambon dan BI Maluku Dorong UMKM Naik Kelas

Berita

Komisi II DPRD Maluku Dorong Penguatan Ekosistem Pertanian, dari Penyuluh hingga Industri Kelapa

Berita

Karantina Maluku Perkuat Sinergi Ekspor Komoditas Unggulan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Ustad Pepen Suherman Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Habib Rifqi Alhamid Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Bukan Sekadar Seminar, “Catatan Hati Anak yang Runtuh” Hadirkan Ruang Pemulihan dan Harapan bagi Pemuda Maluku

Berita

Wawali Ely Toissuta: UMKM dan Kebersihan Jadi Kunci Pengembangan Wisata Pantai Galala

Berita

Fraksi Gerindra Dorong Pemerataan Layanan Publik dan Percepatan Pemekaran Kecamatan Teluk