Home / Berita

Selasa, 30 Agustus 2022 - 00:04 WIB

Saat Hadiri Sertijab TP PKK Kota Ambon Pj Walikota Ambon Menyampaikan 3 Pesan

AMBON,Global Maluku.ID|Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena, menghadiri acara serah terima jabatan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon periode 2017-2022 kepada TP PKK Kota Ambon periode 2022, pada Senin (29/08/2022) di ruang Vlissingen Balai Kota Ambon.

Dalam sambutannya selaku Dewan Pembina TP PKK Kota Ambon, Pj Wali Kota berterima kasih kepada TP PKK periode 2017-2022 dibawah pimpinan Ibu Debbie Louhenapessy dan Zhafirah Syarif.

“Pemerintah Kota Ambon mengucapkan banyak-banyak terima kasih, kepada Ibu Debbie dan Ibu Firah serta seluruh pengurus periode 2017-2022. Untuk TP PKK yang baru, bisa melanjutkan, meningkatkan, dan memperbaiki yang masih kurang. Dan saya yakin kalau standar itu yang kita pakai untuk melanjutkan, maka semua akan berjalan secara baik,”ungkapnya.

Kemudian penjabat Walikota memberikan 3 pesan untuk TP PKK agar dilakukan kedepan.
Yang pertama menurutnya, Kota Ambon saat ini ada dalam persoalan besar terkait inflasi.

” Inflasi Kota Ambon cukup tinggi dibandingkan seluruh kabupaten kota di Maluku dan lebih tinggi dari angka rata-rata inflasi nasional, yaitu 5,8%,”jelasnya.

Baca Juga  Ronny Loppies Bertemu Focal Point Daegu City Of Music, Ini Yang Dibahas.

Wattimena katakan, salah satu penyebab inflasi di Kota Ambon adalah soal harga cabe, yang menyumbang 50% lebih dari penyebab inflasi di kota Ambon. Ini terdengar sepele tapi sangat luar biasa. Padahal cabe ini bisa ditanam di pekarangan rumah tempat tinggal. Bukan hanya cabe tetapi yang lainnya juga.

Oleh karena itu, Pj Wali Kota katakan, pemerintah kota Ambon punya program Kalesang Kintal Kosong.
Program ini adalah sebuah program inovasi yang dibuat oleh pemerintah kota untuk memanfaatkan pekarangan- pekarangan rumah dan lahan kosong yang ada di sekitar rumah masyarakat.

“Ini nanti akan di tindak lanjuti oleh TP PKK. Bank Indonesia juga siap untuk memfasilitasi itu melalui penyediaan bibit. Program ini akan di launching saat HUT Kota Ambon, 7 September nanti,”ungkapnya.

Selain itu, Penjabat katakan, pemerintah kota Ambon juga punya inovasi Jiku Bata atau Jiku Balai Kota. Jiku balai kota ini menyediakan ruang bagi pelaku-pelaku UMKM untuk menjajakan produk-produknya di Jiku Balai Kota, dan di sudut-sudut balai kota.

Baca Juga  Hampir 5 Jam Calon Anggota DPRD SBB, Akbar Di Periksa krimsus Polda Maluku, Terkait Gedung PKK

“TP PKK bisa membantu UMKM memenuhi persyaratan-persyaratan untuk menjadi sebuah produk yang bisa dipasarkan dengan baik, sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga,”tandasnya.

Pesan ketiga yang disampaikan Pj Wali Kota, adalah masalah imunisasi dan vaksinasi. Dia mengatakan, dalam beberapa program imunisasi dan vaksinasi, pemerintah terkendala dengan pemaham dari ibu-ibu yang masih saja menolak imunisasi dan vaksinasi.

“Kita perlu memberikan pencerahan dan pemahaman bagi ibu-ibu rumah tangga, supaya mereka bisa memahami betul manfaat dari imunisasi dan vaksinasi bagi anak-anak usia dini, sebagai langkah atau upaya pemerintah untuk menyiapkan generasi bangsa yang berkualitas,”terangnya.

Oleh karena itu Wattimena meminta agar sosialisasi pendampingan perlu dilakukan oleh TP PKK, sehungga bisa memberikan pemahaman kepada kaum perempuan agar memahami tentang betapa penting imunisasi bagi anak-anak usia 0 sampai 12 tahun.

“Semua ini dilakukan dalam upaya untuk menciptakan generasi muda bangsa yang berkualitas dan sehat,”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Bodewin Resmi Buka Soekarno Cup U-17: Dorong Kebangkitan Olahraga dan Bibit Muda Ambon

Berita

Rangkaian Pattimura Festival 2026 Resmi Dibuka, Ambon Canangkan HUT ke-451 dengan Semangat Pembaruan

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi

Berita

BerikutUnpatti Tutup Peksimika 2026, Rektor Dorong Pengembangan Bakat Mahasiswa ke Level Nasional

Berita

Ambon Perketat Akurasi Data Bansos: 650 Agen Dikerahkan, Sistem Digital Terintegrasi NIK Segera Diterapkan