Home / Berita

Senin, 10 November 2025 - 18:42 WIB

Sambangi SMP Negeri 12, Ini Pesan Ketua TP-PKL Kotak Ambon : Pentingnya Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Aman dan Bebas Dari Kekerasan

AMBON–Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan. Pesan itu disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan, yang digelar di SMP Negeri 12 Ambon, Senin (10/11/2025).

“Kami datang bukan hanya untuk memberi informasi, tetapi juga mengajak kita semua memahami pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dari kekerasan,” ujar Lisa Wattimena dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut disambut hangat oleh keluarga besar sekolah, para guru, pegawai tata usaha, serta para siswa. Lisa menekankan, komunikasi terbuka, empati, dan keteladanan menjadi tiga pilar penting dalam membangun karakter anak agar terhindar dari perilaku kekerasan maupun menjadi korban kekerasan.

Baca Juga  Pengawasan Dishub Lemah, Kami Minta Dishub Kota Tempatkan Personil Di Titik-Titik Rawan

“Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak-anak. Karena itu, guru perlu berperan sebagai figur orang tua di lingkungan pendidikan,” tambahnya.

Kepala SMP Negeri 12 Ambon, Sarah Warella, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Ketua TP PKK Kota Ambon beserta rombongan terhadap dunia pendidikan.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami untuk menerima kunjungan Ibu Ketua TP PKK dan rombongan dalam rangka sosialisasi pencegahan kekerasan di satuan pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga  FPIK Unpatti Canangkan Dies Natalis ke-44, Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Menuju Daya Saing Global

Sarah menilai, kehadiran Tim Penggerak PKK menjadi motivasi bagi sekolah dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat. Ia menambahkan, program-program PKK sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata, menambah wawasan, serta menjadi motivasi bagi para guru dan siswa untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Unpatti Dukung Penguatan Energi Terbarukan Maluku, Prof Dominggus Hadiri Kick Off NZMATES Phase 2

Berita

KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, Pemkot Ambon Tekan Defisit hingga Rp205,4 Miliar

Berita

Ketua DPRD Maluku Minta Patahuwe-Lisabata Akhiri Konflik, Jangan Ada Lagi Aksi Balasan

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI