Home / Berita

Jumat, 23 Juni 2023 - 22:24 WIB

Warning BMKG Terkait Kondisi Laut,Nahkoda Diminta Untuk Pertimbangan Soal Keberangkatan

GlobalMaluku.ID,AMBON-Berkaitan dengan warning yang dikeluarkan BMKG Maluku soal kondisi laut yang tidak stabil saat ini karena tingginya gelombang disertai angin kencang, maka seluruh Nahkoda Kapal diminta untuk mempertimbangkan keberangkatannya.

Kepala Operasional PT. Pelni Cabang Ambon, Muhammad Assegaff, kepada Wartawan, di Ruang Kerjanya, Jumat (23/6) mengatakan, hal itu telah disampaikan kepada seluruh Nahkoda Kapal yang rencananya akan berlayar dalam hari ini.

“Jadi berkaitan dengan warning dari BMKG itu, kemudian oleh Pelni telah diteruskan ke Kapal-kapal, bahwa kepada pemilik kapal, saat ini sedang terjadi gelombang tinggi, sehingga kepada seluruh Nahkoda yang kapalnya akan diberangkatkan hari ini, agar selalu memperhatikan perkiraan cuaca dan mempertimbangkan keberangkatan kapal,”ujarnya.

Baca Juga  Noya ,PLN Harus Tunjukan Bukti Sertifikat ,Kalau Tidak Ini Namanya Pengrusakan Dan Kami Akan Laporkan Ke Polisi

Namun dikatakan, bahwa hari ini, terlanjutlr ada dua kapal, yakni Sabun Nusantara 72 dan 87 sudah selesai doking, sehingga sudah ada kesiapan untuk operasional, dan sudah disiapkan BBMnya, dan hari ini juga kita sudah terlanjur penjualan tiket sejak jam 9 pagi, karena warning BMKG itu keluar jam 11 siang tadi, tapi sudah diterskan ke Nahkoda, tetapi mereka siap berangkat tetap, karena tidak ada pegannti sehingga tetap mereka berangkat,”jelasnya.
Tetapi ada Sabuk Nusantara 103, yang minta penundahan keberangkatan.

Baca Juga  Tamaela dan Upulatu Nikijuluw jadi Pimpinan Sementara DPRD Ambon

“Jadi ini sekedar warning yang kita sudah terskan ke semua pelayaran. Jadi sikita itu ada 2 ijin yang dikeluarkan oleh KSOP, yaitu Surat Ijin Berlayar, dan Surat Persetujuan Berlayar.

“Jadi soal SPB ini kalau memang dirasakan gelombangnya memang benar-benar tidak bisa dilewati oleh kapal, itu hak KSOP untuk tidak keluarkan, jadi beda terkait dua surat itu, kalau hanya ijin, itu Nahkoda yang ambil keputusan. Jafi tergantung skill masing-masing Nahkoda,”jelasnya

Share :

Baca Juga

Berita

Jubir Pemkot Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas, Bukan Nepotisme

Berita

POGI Maluku Perkuat Komitmen Bantu Pemkot Ambon Tekan Angka Stunting

Berita

SMSI Dorong Kolaborasi RRI Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jaga Kedaulatan Informasi

Berita

Kebakaran Gedung Perusahaan CBM di Suli Bawah, Damkar Kota Ambon Kerahkan Enam Unit Mobil Pemadam

Berita

Kadis Kesehatan Apresiasi POGI Maluku, Dorong Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan

Berita

Kemenag Maluku Verifikasi Aktivitas Pelayanan GSY Jemaat Jobel Ambon, Perkuat Tertib Administrasi dan Pembinaan Gereja

Berita

Bridge & Engine Simulator dan 16 Klinik Halal Resmi Diluncurkan di BPPP Ambon

Berita

Kejati Maluku Raih Sejumlah Prestasi dalam Evaluasi Kinerja Semester I 2026