Home / Berita

Sabtu, 24 Mei 2025 - 13:28 WIB

Wattimena Tindak Tegas Para Pedagang Yang Melawan Peraturan Pemerintah

AMBON-Pemerintah Kota(Pemkot)Ambon, kembali menggelar Jumpa Rakyat(Wajar)pada Jumat, (23/05/2025),

Pada Jumpa Rakyat tersebut ,para pedagang menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait dengan pasar Mardika,yang dimana mereka mengeluh tidak ada tempat bagi mereka berjualan.

Minyikapi hal ini, Sekretaris Kota(Sekot)Ambon Robby Sapulette menjelaskan, dari hasil evaluasi yang dilakukan tim penertiban yang melibatkan beberapa pihak termasuk Disperindag Provinsi Maluku, ternyata Pasar Mardika yang baru, memiliki 900 ruang dan gang dagang yang saat ini masih kosong. Sementara pedagang yang terkena dampak penertiban sebanyak 650 pedagang.

Dari 650 pedagang, yang baru melakukan pengundian hanya sebanyak 260 pedagang, sisanya hingga kini belum kembali melakukan pengundian dan atau menempati lokasi yang sudah disediakan,ujarnya.

Ia mengatakan,ada terdapat ruang dan gang yang berada di pasar Mardika sebanyak 900 ruang dagang . sementara penertiban di lokasi pasar mardika sebanyak 650 pedagang, bila dibandingkan dengan ruang kosong yang berada di gedung pasar Mardika dengan pedagang yang kena dampak masih ada sisa. Kemudian dari 650 pedagang yang kena dampak penertiban yang kembali ke Disperindag Provinsi Maluku untuk melakukan pengundian hanya sebanyak 260 pedagang. Sementara sisanya belum kembali melakukan pengundian dan atau menempati lokasi yang sudah disediakan,Jelas Sapulette

Baca Juga  Buka Sidang Klasis GPM Bursel, Ini Yang Disampaikan Gubernur Maluku

Sapulette juga mengajak, pedagang yang berjualan di depan hotel wijaya 2 dan di samping bank mandiri untuk menempati ruang dan gang yang kosong di pasar Mardika yang baru, karena lanjut Sapulette, tidak ada regulasi di republik ini yang mengijinkan berjualan di badan jalan maupun trotoar

Dikatakan “ selama ini kita telah mentolelir masalah itu, Namun dengan di bangunnya pasar yang baru dengan demikian kita tidak bisa mentolelir itu, karena semuanya harus masuk kedalam” ucapnya.

Sedangkan ditempat yang sama Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menyatakan, kebijakan yang diambil pemerintah Kota Ambon, jangan lagi di protes, sebab kebijakan ini bertujuan untuk menata kota Ambon kedepan yang lebih baik.

Dengan tegas walikota menyatakan, jika ada pedagang yang tidak mengindahkan kebijakan ini, maka jangan pernah salahkan pemerintah bila ada langkah tegas yang diambil, jika perlu pedagang yang bersangkutan tidak diperbolehkan berjual dan keluar dari Kota Ambon, pungkasnya.

Baca Juga  Pj Gubernur Maluku Buka Sosialisasi Anti Korupsi, Nilai Indeks IPAK 3, 92 Masih Tinggi

“Mulai Senin mereka di masukan, jika melawan barang dagangan mereka di sita dan saya Perintahkan Sekot untuk ambil tindakan,tidak bisa kita menunggu Disperindag Provinsi Maluku kalau model seperti ini, jadi mulai Senin depan para pedagang sudah tidak lagi berdagang di badan jalan dan trotoar, kalau tidak mau ,maka Pemerintah pakai tangan besi, dan tidak mau ikut, tidak usah berdagang di kota ini dan tidak ada negosiasi

Menurutnya, upaya penertiban tidaklah gratis, semuanya itu membutuhkan biaya yang besar serta energi, sehingga sudah barang tentu siapa yang tidak mengindahkan aturan pemerintah , itu berarti dia melawan Pemerintah.

Ia mengatakan“ ini sudah soal harga diri Pemerintah kota, kami sudah cape sehingga tiada main-main soal ini, dan catat semua pedagang yang berada di depan hotel wijaya 2 dan samping bank Mandiri dan koordinasi dengan Kadis Diperindag lalu masukan mereka dalam. Kalau mereka tidak mau atur bilang kita yang atur “ tegas Walikota Ambon.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon Tegaskan Pemeriksaan BPK Masih Tahap Interim

Berita

Walikota Ambon Buka Program “Ambon Berhaji, Ambon Berkah”

Berita

WAJAR: Walikota dan Wakil Walikota Ambon Jumpa Rakyat, Warga Diajak Sampaikan Aspirasi

Berita

YBM BRILiaN Kanca Masohi Salurkan Bantuan Sosial Ramadan kepada Warga Membutuhkan

Berita

Empat Negeri di Kota Ambon Ditetapkan Sebagai Lokasi Pengembangan Kampung Nelayan Potensial

Berita

Warga Adhyaksa Maluku Berbagi Takjil, Tebar Kepedulian di Bulan Suci Ramadhan

Berita

Bakti Sosial Ramadan IAD Maluku Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Kejati Maluku

Berita

Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Dorong Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak melalui Kerja Sama Lintas Pihak