Home / Berita

Kamis, 10 September 2026 - 15:43 WIB

44 Tahun FPIK Unpatti, Dari Kampus Kelautan Menuju Dampak Nyata bagi Maluku

AMBON, GLOBALMALUKU.ID – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti) menandai perjalanan 44 tahun pengabdiannya dengan memperkuat komitmen untuk menghadirkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat kepulauan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam peringatan Dies Natalis ke-44 FPIK Unpatti yang berlangsung di pelataran kampus FPIK, Selasa (8/9/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “FPIK Berdampak untuk Menyongsong Menuju Globalisasi.”

Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc., dalam sambutannya mendorong FPIK untuk terus meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Ia mengungkapkan, lima dari enam program studi yang berada di lingkungan FPIK telah memperoleh status unggul. Capaian tersebut, kata dia, selanjutnya akan diarahkan untuk memasuki tahapan akreditasi internasional.

Menurutnya, penguatan kapasitas FPIK memiliki arti strategis bagi Maluku. Sebagai provinsi kepulauan, sekitar 92 persen wilayah Maluku merupakan laut sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi kuat di bidang perikanan dan kelautan.

Karena itu, FPIK diharapkan mampu semakin menarik minat generasi muda untuk menekuni bidang kelautan dan perikanan.

“Potensi laut Maluku sangat besar. Karena itu, dibutuhkan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan kompetensi untuk mengelolanya secara optimal dan berkelanjutan,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum Dies Natalis tersebut.

Baca Juga  DPRD Maluku Tengah Tutup Masa Sidang II, Sejumlah Agenda Strategis Berhasil Dituntaskan

Ilmu Harus Berdampak

Sementara itu, Dekan FPIK Unpatti, Prof. Dr. Yoisye Lopulalan, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa perjalanan 44 tahun FPIK tidak boleh hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya memastikan ilmu pengetahuan, inovasi, maupun kerja sama yang dikembangkan FPIK benar-benar memberikan dampak bagi laut, sektor perikanan, masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, serta generasi muda Maluku.

Menurutnya, ilmu pengetahuan yang dihasilkan tidak boleh berhenti sebagai laporan, inovasi tidak boleh hanya menjadi prototipe, sementara kerja sama tidak boleh sekadar diwujudkan dalam dokumen.

“Ilmu yang dihasilkan tidak boleh berhenti sebagai laporan, inovasi tidak hanya menjadi prototipe, dan kerja sama tidak sekadar menjadi dokumen. Semuanya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan arah FPIK ke depan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat kepulauan.

Momentum Refleksi dan Kolaborasi

Ketua Panitia Dies Natalis ke-44 FPIK Unpatti, Dr. Ir. D. L. Moniharapon, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan rangkaian kegiatan Dies Natalis.

Baca Juga  WAGUB SERAHKAN LAPORAN KEUANGAN UNAUDITED TA 2022 KEPADA BPK PERWAKILAN MALUKU

Menurutnya, suksesnya seluruh rangkaian kegiatan tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak, baik sivitas akademika maupun mitra FPIK Unpatti.

Ia menyebut peringatan Dies Natalis bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan dan kontribusi FPIK kepada masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan melalui penguatan inovasi, kolaborasi, serta kreativitas yang menjadi bagian penting dalam pengembangan FPIK sebagai institusi pendidikan tinggi kelautan dan perikanan.

Mahasiswa Tampilkan Kreativitas

Peringatan Dies Natalis ke-44 FPIK Unpatti juga berlangsung meriah dengan pertunjukan seni yang dibawakan mahasiswa.

Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis sekaligus memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas dan bakat mereka.

Momentum 44 tahun FPIK Unpatti akhirnya tidak hanya menjadi refleksi perjalanan panjang fakultas, tetapi juga menjadi penegasan tekad untuk terus bergerak dari kampus menuju masyarakat—menghasilkan ilmu, melahirkan inovasi, dan membangun kolaborasi yang benar-benar berdampak bagi Maluku sebagai wilayah kepulauan.

Share :

Baca Juga

Berita

18 Finalis Duta Genre Maluku 2026 Ditegaskan: Remaja Penentu Bonus atau Bencana Demografi

Berita

Wagub Vanath Turun Langsung ke RSUD Haulussy, Akui Masih Ada Kekurangan dan Janji Pembenahan

Berita

Mesin Perahu Rusak, Lewerissa Perjuangkan Bantuan untuk Nelayan Dusun Seri

Berita

Pemuda Samasuru Soroti Pengalihan Dapodik, Minta Pemprov Tunduk pada Putusan MK

Berita

10 Negeri Adat Tehoru Tanam Tiang Sasi di DPRD Malteng, Tegaskan Penolakan PAL HPK

Berita

Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV

Berita

Soal Kursi Raja-Raja di HUT Ambon, Pemkot Tegaskan: Ini Acara Pemerintahan, Bukan Acara Adat

Berita

Kondisi Pasca-Erupsi Aman, Rute Penerbangan Ambon–Jakarta–Ambon Kembali Normal