Home / Berita

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:41 WIB

Dinas Pertanian SBB Imbau Warga Manfaatkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan

Oplus_131072

Oplus_131072

Piru – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Ibrahim Tuharea, mengimbau masyarakat untuk membuka lahan baru sekaligus memanfaatkan lahan tidur guna dijadikan kebun ketahanan pangan.

Imbauan tersebut disampaikan agar masyarakat dapat meningkatkan perekonomian keluarga melalui sektor pertanian. Menurutnya, dengan mengelola lahan secara produktif, masyarakat berpeluang memperoleh penghasilan yang lebih stabil seiring dengan lancarnya pemasaran hasil pertanian. Selain itu, langkah tersebut juga sejalan dengan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

Kepada media ini di Kantor Dinas Pertanian SBB, Desa Morekau, Kecamatan Seram Barat, belum lama ini (19/2/2026), Tuharea mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pemerintah Daerah SBB belum memiliki anggaran yang signifikan untuk mendukung program ketahanan pangan di daerah yang dikenal dengan julukan “Saka Mese Nusa” tersebut.

Baca Juga  Mahasiswa Maluku Turun ke Jalan, Ancam Gelombang Perlawanan Besar Jika Ketimpangan Pendidikan Terus Diabaikan

Menurutnya, pelaksanaan berbagai program pertanian masih sangat bergantung pada dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Maluku maupun Pemerintah Pusat.

“Katong ini kan cuma ‘helper’ saja, karena anggaran dari APBD Provinsi dan APBN itu bukan katong punya. Katong seng ada kegiatan besar, katong hanya bantu petani di lapangan saja. Jadi kalau masyarakat serius membuka lahan harus memiliki data petani, nanti katong bantu salurkan benih,” ujar Tuharea.

Ia menjelaskan, benih yang dapat disalurkan kepada petani antara lain benih jagung, padi gogo, serta anakan pala yang diharapkan dapat dikembangkan oleh masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten SBB.

Baca Juga  Gubernur Maluku Resmi Buka Rapat Teknis Evaluasi Dan Perencanaan Pendidikan Tahun 2025

Lebih lanjut, Tuharea mengatakan bahwa pengembangan sektor pertanian di daerah bertujuan untuk mendorong program hilirisasi hasil pertanian. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Dengan pemanfaatan lahan tidur secara optimal, Pemerintah Kabupaten SBB berharap sektor pertanian dapat menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Kemarau Tak Surutkan Produksi Padi, 3.000 Hektare Sawah di Seram Utara Kobi Tertanami, Seti Targetkan 1.250 Hektare

Berita

33 Titik Karhutla Tercatat di Maluku Tengah, Bupati Zulkarnain Perkuat Penanganan

Berita

1.770 LAPORAN DARURAT MASUK CALL CENTER 112 AMBON, KEBAKARAN MELONJAK 41 KASUS HINGGA 13 OKTOBER

Berita

TMMD KE-130 KODIM 1504/AMBON RESMI DIBUKA, BODEWIN WATTIMENA SOROTI KETAHANAN AIR BERSIH DAN ANCAMAN EL NIÑO

Berita

Wali Kota Ambon Berlakukan WFH dan PJJ, Antisipasi Dampak Kabut Asap

Berita

ANOS YEREMIAS INGATKAN BAHAYA KABUT ASAP: JANGAN TUNGGU MASKER DARI PEMERINTAH, LINDUNGI DIRI DAN KELUARGA!

Berita

DANA DESA MENYUSUT, BODEWIN TANTANG KADES DAN BPD: JANGAN BERKONFLIK, BANGUN SINERGI UNTUK RAKYAT!

Berita

KABUT ASAP ANCAM KESEHATAN, GUBERNUR MALUKU TURUN KE JALAN BAGIKAN 1.500 MASKER KN95