Home / Berita

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:33 WIB

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku

AMBON – Universitas Pattimura kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus riset berbasis kepulauan lewat peluncuran Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat (PS-PKBM) yang resmi dikukuhkan pada Senin, 25 Mei 2026, di Aula Rektorat.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi motor penggerak penelitian, pendampingan, hingga pengambilan kebijakan berbasis data untuk mengelola potensi wilayah, khususnya di daerah pesisir dan kepulauan yang menjadi karakter utama Provinsi Maluku.

Rektor: PS-PKBM Bukan Sekadar Pusat Studi, Tetapi Instrumen Transformasi

Rektor Prof. Dr. Fredrik Leiwakabessy menyampaikan bahwa pembentukan pusat studi ini merupakan jawaban atas kebutuhan pengembangan daerah yang selaras dengan standar kementerian.

Ini bukan hanya pusat studi, tetapi instrumen transformasi yang menghubungkan riset akademik dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah. Unpatti harus mampu memberi kontribusi nyata, terutama bagi wilayah pesisir,” tegas Rektor dalam sambutannya.

Menurutnya, PS-PKBM akan menjadi ruang kolaborasi lintas fakultas, kementerian, dan lembaga yang selama ini menangani isu pengelolaan kawasan berbasis masyarakat.

“Harapan Baru untuk Pengelolaan Kawasan di Maluku”

Ketua Tim Kelompok Kepakaran dan Laboratorium Prodi Arsitektur Dr. Adrian S. M. Walangitan, mewakili tim inisiator, menyampaikan bahwa pusat studi ini lahir dari kebutuhan untuk menyatukan para ahli dalam bingkai penelitian yang berkelanjutan.

Baca Juga  Saudah Harap Persoalan Pendidikan Di Maluku Segera Selesai

“PS-PKBM akan menjadi rumah besar bagi para peneliti dari berbagai bidang arsitektur, perikanan, pertanian, ekonomi, sosial, kehutanan hingga hukum untuk merumuskan model pengelolaan kawasan yang sesuai dengan karakter masyarakat Maluku,” ujarnya.

Kementerian Dukung Penuh Penguatan Riset Daerah

Dalam kesempatan itu, hadir perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yaitu Dr. Yahya Hamid (Tim Kesepakaran Kolegium Arsitektur) dan Prof. I Wayan Widiada (Koordinator PKKM Arsitektur Indonesia).

Keduanya menilai langkah Unpatti sangat tepat dan relevan dengan arah pembangunan nasional.

Kawasan berbasis masyarakat adalah masa depan pembangunan daerah. Unpatti punya modal sumber daya dan posisi strategis untuk menjadi pusat rujukan nasional,” kata Prof. Widiada.

Kolaborasi Lintas Fakultas & Dukungan Internal Unpatti

Sejumlah pimpinan dan ketua gugus tugas dalam lingkup Unpatti turut hadir, antara lain:

  • Wakil Rektor Bidang Akademik
  • Ketua Gugus Tugas Penyusunan Dokumen Rensra Unpatti
  • Para Ketua Gugus Tugas Fakultas
Baca Juga  Pemkot Ambon Catat Peningkatan Kinerja Pelayanan Publik pada 2025

Kehadiran mereka memperkuat dukungan institusional agar PS-PKBM tidak hanya menjadi simbol, tetapi pusat kerja nyata.

Hasilkan Roadmap Riset & Model Pengelolaan Kawasan

PS-PKBM ditargetkan menghasilkan:

  • Peta potensi kawasan di wilayah pesisir dan kepulauan
  • Model pengelolaan ruang berbasis masyarakat
  • Kajian ilmiah untuk mendukung kebijakan daerah
  • Program pemberdayaan masyarakat berbasis riset
  • Kerja sama dengan kementerian dan lembaga nasional

Unpatti menegaskan bahwa pusat studi ini akan menjadi jembatan antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan yang efektif.

Penutup: Unpatti Menuju Kampus Riset Kepulauan Berkelas Nasional

Dengan dikukuhkannya PS-PKBM, Universitas Pattimura mengambil langkah konkret menuju transformasi institusi berbasis riset.

Inilah momentum Unpatti untuk tampil sebagai kampus unggul yang menjawab kebutuhan daerah. Kita bergerak tidak hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan Maluku,” tutup Rektor.

Share :

Baca Juga

Berita

Soal Kursi Raja-Raja di HUT Ambon, Pemkot Tegaskan: Ini Acara Pemerintahan, Bukan Acara Adat

Berita

Kondisi Pasca-Erupsi Aman, Rute Penerbangan Ambon–Jakarta–Ambon Kembali Normal

Berita

Rutan Ambon Perkuat Kesiapsiagaan, Sinergi TNI–Polri Jadi Garda Deteksi Dini Kamtib

Berita

PKKMB Unpatti 2026 Berakhir, Rektor Tegaskan Pendidikan Harus Humanis, Berintegritas dan Tanpa Kekerasan

Berita

HUT ke-451 Kota Ambon: Tantangan Makin Kompleks, Wali Kota Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama

Berita

Senandung Merdu dari Bethfage Gema di Kusu-Kusu Sereh, Pemkot Ambon Dorong Anak Muda Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Berita

Deteksi Dini Rutan Ambon Diperketat, Balok Kayu dan Material Bangunan Diamankan dari Atas Plafon

Berita

Anak Muda Ambon Unjuk Nyali! Nusa Apono Road Race 2026 Gebrak HUT ke-451