Home / Berita

Minggu, 6 September 2026 - 00:32 WIB

Senandung Merdu dari Bethfage Gema di Kusu-Kusu Sereh, Pemkot Ambon Dorong Anak Muda Jadi Motor Ekonomi Kreatif

AMBON – Alunan musik dan senandung penuh sukacita menggema di halaman Gereja Bethfage, Kusu-Kusu Sereh, Sabtu (5/9/2026) malam. Konser bertajuk Senandung Merdu dari Bethfage – Ucap Syukur untuk HUT GPM ke-91 Tahun” tidak sekadar menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan sekaligus mendorong tumbuhnya industri kreatif di Kota Ambon.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari ungkapan syukur Jemaat GPM Kusu-Kusu Sereh dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM).

Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang menghadirkan masyarakat, gereja, tokoh masyarakat, serta para pelaku seni dalam satu ruang kebersamaan.

Pesan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dalam kesempatan tersebut dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Alex Hursepuny.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat atas HUT GPM ke-91 sekaligus mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan memperkuat pelayanan, persaudaraan dan kehidupan bersama.

Menurut Wattimena, perjalanan panjang GPM selama 91 tahun memiliki makna penting bagi masyarakat Maluku, terutama dalam menjaga nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Ia juga mengaitkan momentum tersebut dengan perjalanan Kota Ambon yang tahun ini memasuki usia ke-451 tahun.

Baca Juga  Bupati Malteng Buka Konferensi PGRI Masa Bakti Ke-23 Tahun 2025

Membangun Ambon, kata dia, tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas fisik. Lebih dari itu, pembangunan harus menyentuh manusia, memperkuat persaudaraan dan menjaga kehidupan sosial masyarakat.

Seni Jadi Ruang Pertemuan

Pemkot Ambon melihat kegiatan seni dan musik sebagai salah satu kekuatan yang dapat mempertemukan berbagai elemen masyarakat.

Konser “Senandung Merdu dari Bethfage” dinilai memberikan ruang bagi warga untuk berinteraksi, menikmati karya seni sekaligus membangun suasana kebersamaan.

“Dari seni kita belajar bahwa perbedaan dapat dirangkai menjadi sesuatu yang indah ketika kita membangun kebersamaan,” demikian pesan Wali Kota.

Bagi Pemkot Ambon, ruang-ruang kreatif seperti ini juga memiliki arti strategis karena dapat menjadi tempat lahirnya talenta-talenta baru.

Hal tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap penguatan peran pemuda dalam industri kreatif.

Anak Muda Jangan Hanya Jadi Penonton

Wattimena menegaskan, generasi muda Ambon harus diberikan ruang yang lebih luas untuk berkarya dan mengembangkan potensi mereka.

Pemuda tidak boleh hanya ditempatkan sebagai penikmat karya seni, tetapi harus didorong menjadi pelaku sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

“Kita ingin anak muda Ambon menjadi pelaku dan penggerak ekonomi kreatif. Semakin banyak ruang bagi mereka untuk berkarya, semakin besar pula peluang untuk melahirkan talenta-talenta baru dari Kota Ambon,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Berikan Dana stimulan Kepada Korban Kebakaran Bentas, Ini Yang Disampaikan Tahalele

Karena itu, masyarakat juga diajak memberikan dukungan terhadap musisi, seniman dan pelaku industri kreatif lokal.

Dukungan tersebut dinilai penting agar ekosistem kreatif di Ambon terus berkembang dan memberikan peluang ekonomi baru bagi generasi muda.

Syukur, Persaudaraan dan Kreativitas

Konser yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita itu akhirnya menjadi perpaduan antara perayaan iman, kebersamaan warga dan ekspresi kreativitas.

Wali Kota juga mengajak seluruh warga jemaat menikmati kegiatan tersebut dengan penuh sukacita serta memberikan apresiasi kepada para musisi dan seniman yang tampil.

Selain HUT GPM ke-91, momentum tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Klasis Pulau Ambon dan HUT ke-451 Kota Ambon.

Melalui kegiatan seperti ini, Pemkot Ambon berharap seni dan budaya tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi dapat berkembang menjadi kekuatan sosial sekaligus ekonomi yang membuka ruang lebih luas bagi generasi muda.

Dengan demikian, Senandung Merdu dari Bethfage” bukan hanya meninggalkan gema musik di Kusu-Kusu Sereh, tetapi juga membawa pesan bahwa persaudaraan dan kreativitas dapat berjalan beriringan dalam membangun Ambon.

Share :

Baca Juga

Berita

Rutan Ambon Perkuat Kesiapsiagaan, Sinergi TNI–Polri Jadi Garda Deteksi Dini Kamtib

Berita

PKKMB Unpatti 2026 Berakhir, Rektor Tegaskan Pendidikan Harus Humanis, Berintegritas dan Tanpa Kekerasan

Berita

HUT ke-451 Kota Ambon: Tantangan Makin Kompleks, Wali Kota Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama

Berita

Deteksi Dini Rutan Ambon Diperketat, Balok Kayu dan Material Bangunan Diamankan dari Atas Plafon

Berita

Anak Muda Ambon Unjuk Nyali! Nusa Apono Road Race 2026 Gebrak HUT ke-451

Berita

HUT ke-451, 17 Program Prioritas Dipaparkan: Ekonomi Tumbuh 6,09%, Tapi Pengangguran Ambon Masih 11,37%

Berita

Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Serukan Persatuan, Terbuka Kritik dan ASN Jadi Solusi

Berita

DPRD Expo 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp320 Juta, Tamaela Gagas Baileo Rakyat