Home / Berita

Minggu, 19 Februari 2023 - 10:23 WIB

Pejabat Bupati SBB Resmikan Pasar Tradisional Desa Tumalehu Barat

Manipa,GlobalMaluku.ID-Penjabat Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Andi Chandra As’Addudin ,dalam kunjungannya ke Huamual Belakang ,langsung meresmikan pasar Tradisional yang di miliki oleh masyarakat Desa Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Dalam peresmian pasar Tradisional As’Aduddin Mengatakan,adapun alasan utama masyarakat yang memiliki daya beli besar ,untuk berbelanja di pasar Rakyat atau pasar Tradisional yakni, barang yang di perjualbelikan ,masih segar dan berkualitas dan harganya terjangkau .

Dirinya menyatakan bahwa, pasar Tradisional memiliki keunggulan yang sangat baik ,ungkapnya saat meresmikan pasar Rakyat Desa Tumalehu Barat Kecamatan Kepulauan Manipa Kabupaten SBB,Rabu,(15/2/2023).

Baca Juga  Berikan Apresiasi Penyaluran Bantuan Kurban,Ini Yang Di sampaikan Ketua TP-PKK Kota Ambon

Dalam kegiatan tersebut , Penjabat Bupati SBB didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten SBB, Norma Riana Chandra, hadir juga pada kegiatan itu, sejumlah Pimpinan OPD di lingkup Pemda SBB, yakni, Kepala Dinas Perindustriqn dan Perdagangan, Syamsudin Silawane SH M.Si ,Kadis Bapenda , Drs.Paulus Ch Pical M. Si, Kadis, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Mansur Tutupoho, Kadis Kesehatan, Dr Yohanis Tappang M. Kes , Camat Kepulauan Manipa, Yusnita Tiakolly, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Kepulauan Manipa, Kepala Desa dan BPD di Kepulauan Manipa.

Menurut Penjabat Bupati,keberadaan Pasar Rakyat atau Pasar Tradisional menjadi salah satu eksistensi nyata dari pertumbuhan roda perekonomian Masyarakat di suatu Daerah , dimana pertumbuhan ekonomi Daerah itu, tidak dapat dipungkiri juga berasal dari kontribusi jual beli yang terjadi di pasar tersebut.

Baca Juga  Pemkab Malteng Gelar Pelantikan Pejabat Eselon II & III

Andi Chandra juga meminta, agar Masyarakat Kecamatan Kepulauan Manipa, dapat terus mengembangkan dan mempertahankan keberadaan Pasar Kecamatan tersebut, agar tidak tergiur dengan hadirnya pasar moderen, pasalnya selain produk – produk pasar modern menawarkan produk – produk yang menarik tetapi tidak berkontribusi bagi ekonomi Masyarakat.

” Dikatakan hilangnya pasar tradisional akan dapat berimbas pada menurunnya Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang juga dipengaruhi oleh melemahnya daya beli Masyarakat” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Karhutla Meluas di Malteng, Warga Bertahan dengan Peralatan Sederhana Hadapi Kobaran Api

Berita

DPRD Maluku Dorong Ketahanan Pangan dan Hilirisasi Pala-Kelapa, Anggaran Pusat Harus Dikawal

Berita

Solichin Buton: Sengketa Wilayah Adat Jangan Langsung ke Ranah Hukum, Utamakan Musyawarah

Berita

HUT RI ke-81, Benhur Watubun Ajak Masyarakat Maluku Perbanyak Kebaikan dan Rawat Persaudaraan

Berita

HUT ke-81 Maluku Jadi Momentum Evaluasi, Benhur Watubun: Pembangunan Tak Boleh Jalan di Tempat

Berita

Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamenkum, Bahas Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Berita

Target PAD Maluku Dinilai Terlalu Tinggi, DPRD Dorong Bapenda Lakukan Penyesuaian

Berita

Unpatti Terima 5.846 Mahasiswa Baru, Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas