Home / Berita

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:34 WIB

Dalam Rangka Menopang Program Prioritas, Kesra Kota Ambon Perketat Penyaluran Hibah dan Insentif Keagamaan

AMBON–Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Ambon terus memacu efektivitas penyaluran dana hibah dan insentif keagamaan sebagai instrumen pendukung agenda pembangunan daerah. Upaya ini dinilai strategis dalam memperkuat peran sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Kesra Kota Ambon, Mulan, SE., MM, menjelaskan bahwa setiap alokasi hibah diarahkan secara selektif untuk menopang program prioritas Pemkot Ambon sekaligus memperluas dampak sosial bagi warga. Jumat (12/12/25)

Hibah Selektif Berbasis Proposal

Marsia menegaskan, mekanisme hibah yang dikelola Kesra sepenuhnya berbasis proposal dari lembaga keagamaan, organisasi kepemudaan, LSM, maupun organisasi kemasyarakatan. Setiap proposal wajib memuat kegiatan yang memiliki manfaat nyata dan sejalan dengan kebijakan pembangunan pemerintah kota.

Selain hibah kegiatan, Kesra juga menyalurkan bantuan operasional rutin kepada lembaga-lembaga keagamaan seperti Pesparawi, Pesparani, LASQI, LPTQ/LPTQI, hingga Baznas Kota Ambon guna menjamin keberlanjutan pelayanan keagamaan.

Baca Juga  Pengembangan Ekonomi Biru di Pulau Seribu Jadi Contoh Baik Indonesia pada KTT AIS 2023

Insentif untuk Pelayan Rumah Ibadah

Pada tahun anggaran 2025, Pemerintah Kota Ambon telah merealisasikan pemberian insentif sebesar Rp150.000 per bulan bagi tuagama serta penjaga masjid, gereja, wihara, dan pura.

Penyaluran insentif dilakukan melalui prosedur administrasi ketat dengan rekomendasi resmi dari lembaga keagamaan terkait. Kebijakan ini disebut sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran pelayan keagamaan di tingkat akar rumput.

Laporan Hibah Wajib Tuntas

Seluruh penerima hibah diwajibkan menyampaikan laporan pertanggungjawaban sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Kesra melakukan verifikasi menyeluruh terhadap setiap laporan, termasuk pemeriksaan dokumen dan bukti kegiatan.

Baca Juga  Gelar Konfrensi Pers Dengan Sejumlah Awak Media Di Maluku, Ini Pengakuan Gubernur Maluku

Persyaratan administrasi meliputi SK lembaga, rekomendasi keagamaan, legalitas OKP atau LSM di Kemenkumham dan Kesbangpol, serta kelengkapan pendukung lainnya. Kesra juga aktif menindaklanjuti lembaga yang belum menyelesaikan laporan.

Prioritas Program Tahun 2026

Menghadapi tahun anggaran 2026, Kesra Kota Ambon tetap memprioritaskan program sosial-keagamaan, antara lain penyaluran hewan qurban, pelayanan jamaah haji, Safari Ramadan, dan Safari Natal.

Proposal hibah disarankan sudah diajukan sejak 2025 agar proses verifikasi dan perencanaan anggaran dapat berjalan lebih terukur dan tepat sasaran.

Marsia mengimbau agar setiap kegiatan hibah benar-benar menyentuh masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif. Ketepatan waktu pelaporan dinilai penting untuk mendukung evaluasi dan monitoring program

Share :

Baca Juga

Berita

Wagub Maluku Buka Sahari Dilahasuang di Negeri Laha, UMKM dan Kuliner Lokal Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Berita

Ely Toisutta dan Dody Wiranto Ajak Pemuda Maluku Jadi Pelopor Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Era Digital

Berita

Solichin Buton Warning Pembebasan Lahan TPU Arbes: Status Tanah Harus Jelas, Hindari Masalah Hukum

Berita

Desakan Pemakzulan Abdullah Vanath Menguat, Watubun Tegaskan DPRD Tak Bisa Bertindak Sepihak

Berita

Wagub Maluku Dorong Perluasan Peluang Kerja bagi Pemuda, Solidaritas Jadi Kunci Datangkan Investasi

Berita

Ombudsman Maluku Soroti Pelayanan Publik SBB, Bupati Diminta Pastikan Perbaikan Nyata

Berita

Maluku Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa: Penghargaan Ini Milik Seluruh Rakyat dan Pemuda

Berita

Wali Kota Ambon Dorong TP-PKK Jadi Mitra Strategis, Bidik Optimalisasi PAD