Home / Berita

Kamis, 16 November 2023 - 03:59 WIB

Dampak Kebijakan Keuangan Jendral TNI Andi Chandra Perputaran Ekonomi Rakyat SBB Mati Suri

GlobalMaluku.ID,Piru-Mentri dalam negeri (Mendagri) Tito karnavian di Jakarta mengangkat Pj Bupati Kabupaten Serang Bagian Barat(SBB) Jendral TNI Andi Chandra selaku Pj Bupati di kabupaten SBB Propinsi Maluku, membuat rakyat semakin menderita.

“Penderitaan rakyat ini bukan merupakan sebuah rekayasa melainkan fakta yang benar -benar dirasakan oleh masyarakat SBB.

Man, salah seorang warga SBB yang beroperasi sebagai penjual ikan di pasar kota Piru, kepada media ini, kami sebagai pedagang kami dapat merasakan itu.

Ikan yang saya jual di tahun kemarin, daya beli masyarakat berbeda dengan dua tahun belakangan ini, kalau dulu ikan saya bisa laku terjual dengan jumlah yang cukup lumayan,tetapi sekarang ini, jangankan untuk keuntungan modal-pun hampir tak mampu untuk kita kembalikan.

Kehidupan di SBB ini sudah semakin sulit, ucap sang penjual ikan kepada GlobalMaluku.ID.

Baca Juga  Berpredikat Baik, Sekot Mewakili Pemerintah Kota Ambon ,Menerima Penghargaan BPS

Berdasarkan hasil pantauan kami bukan saja warga masyarakat yang merasakan hal ini, tetapi melarat dan susah ini juga menimpa para pegawai negeri maupun honorer yang berada di kota Piru.

Gaji pegawai, di tunda pembayaran, gaji honorer belum di bayar, gaji P3K belum di bayar, dan tunjangan non sertifikasi 900 guru Belem juga di bayar oleh Pemerintah Daerah(Pemda).

Semua ini di karenakan Pj Bupati belum mau untuk melakukan pembayaran, karena Pj Bupati di kabarkan Masi terus bolak balik ke Jakarta untuk mengurus proses pembayaran pada proyek- proyek yang baru di kerjakan pada 2023 bulan ini.
Di karena proyek itu adalah modal terakhir di akhir masa jabatannya selaku kepala daerah.

Baca Juga  PELAJARI HAK WARGA BINAAN, CPNS LAPAS SAPARUA DALAMI FUNGSI ADMISI DAN ORIENTASI

44 Miliar Rupiah, uang rakyat SBB telah di hanguskan oleh Pj Bupati Jendral TNI Andi Chandra As’adudin, sekarang piring makan para kontraktor lokal pun ikut di kuasai oleh Pj Bupati.

Juga napas para pegawai hampir di cekik oleh sang Jendral itu, kini nasib kabupaten SBB seperti sedang berada di ambang kehancuran.

Sangat di sayangkan dengan sikap para wakil rakyat kita yang sementara berada di DPRD kabupaten SBB , kenapa mereka memilih diam dengan kejadian ini.

Padahal Rp 44 Miliar yang telah di hanguskan oleh Pj Bupati merupakan uang rakyat yang harus di perjuangkan juga oleh mereka.

Mati suri kabupaten ini, dikarenakan semua anggota DPRD SBB tunduk kepada Pj Bupati, dan mengabaikan tuntutan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Apel Pagi Pemkot Ambon Diwarnai Penyerahan CSR CIMB Niaga, 735 Siswa SMP Negeri 7 Jadi Penerima Manfaat

Berita

Kadis Kesehatan Ambon Instruksikan Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga Hadapi Dampak Kualitas Udara

Berita

Blok Masela Jangan Cuma Keruk Kekayaan Maluku! Pemprov Desak Lapangan Kerja dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas

Berita

Gubernur Maluku Dukung Seram Opportunity, 400 Kluster Sawit Dibidik dan 20 Ribu Tenaga Kerja Ditargetkan

Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Bulog Capai Pengadaan 4 Juta Ton Beras, Gubernur Maluku Hadir di Ambon

Berita

Wattimena Tegaskan Penataan OPD Bukan untuk Tambah Jabatan, Tapi Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul