Home / Berita

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WIB

Dorong Ekonomi Digital Ambon, Diskominfo Tekankan Peran UMKM dan Pariwisata Berbasis Teknologi

Ambon  – Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat langkah menuju ekonomi digital dengan menekankan peran strategis UMKM dan sektor pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan daerah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Coffee Morning bertajuk BAGARA (Bahas Gagasan dan Rencana Aksi) bersama Bank Indonesia yang digelar di Ambon, Rabu (8/4/2026).

Menurut Ronald, digitalisasi menjadi kunci penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pemanfaatan teknologi seperti sistem pembayaran digital dan platform e-commerce. Ia menilai, ketersediaan data indeks digitalisasi sangat dibutuhkan untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan yang lebih efektif.

Ia mengungkapkan, tren digitalisasi di Kota Ambon menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Hal ini terlihat dari peningkatan indeks smart city yang naik dari 2,87 pada tahun 2023 menjadi 3,1 di tahun 2024, dan diperkirakan terus mengalami kenaikan.

Baca Juga  Gubernur Harap Upaya Menyebarluaskan Al-Quran Dapat Terus Diikuti Oleh Kita Semua

Ronald menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Dampak tersebut antara lain berupa penurunan angka kemiskinan, terbukanya lapangan kerja baru, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara umum.

Selain itu, peningkatan tersebut juga turut mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon yang kini berada pada kisaran angka 80-an.

Dalam upaya menciptakan sumber pertumbuhan baru, Pemerintah Kota Ambon juga fokus pada pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis digital. Pembangunan ruang publik serta pusat-pusat ekonomi kreatif menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ronald juga menyoroti pentingnya keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia mengingatkan agar bantuan kepada pelaku usaha tidak hanya berhenti pada pemberian modal, tetapi juga disertai dengan pendampingan yang berkelanjutan agar usaha dapat berkembang secara optimal.

Baca Juga  Fans Orange Kuasai Amboina Colour Fun Walk 2026, Belanda Jadi Warna Dominan di Lapangan Merdeka

Lebih lanjut, ia mendorong kerja sama yang lebih intensif dengan Bank Indonesia, terutama dalam memberikan edukasi kepada pelaku usaha terkait penggunaan sistem pembayaran digital dan pemanfaatan e-commerce.

“Kolaborasi ini penting agar pelaku usaha, khususnya yang belum tersentuh teknologi digital, bisa mendapatkan pemahaman langsung melalui pendampingan di lapangan,” ujarnya.

Di sektor pariwisata, potensi wisata bahari Ambon dinilai sangat besar untuk dikembangkan. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi, salah satunya persoalan pengelolaan sampah yang membutuhkan perhatian serius.

Dengan sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan pelaku usaha, Pemerintah Kota Ambon optimistis pengembangan ekonomi digital dapat berjalan seiring dengan penguatan sektor riil demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Maluku Dukung Seram Opportunity, 400 Kluster Sawit Dibidik dan 20 Ribu Tenaga Kerja Ditargetkan

Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Bulog Capai Pengadaan 4 Juta Ton Beras, Gubernur Maluku Hadir di Ambon

Berita

Wattimena Tegaskan Penataan OPD Bukan untuk Tambah Jabatan, Tapi Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

Berita

Tenaga Kerja Blok Migas Masela Jangan Dipolitisir, Pemerintah Diminta Bela Anak Maluku

Berita

Lewerissa: ASN Sehat, Solid, dan Profesional untuk Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026, Maluku Tengah Dapat Tambahan Fiskal Rp68,76 Miliar