AMBON, GLOBALMALUKU.ID – Menjelang peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026, keluarga besar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui aksi kemanusiaan.
Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Ambon, Kejati Maluku menggelar kegiatan donor darah di Aula Lantai 3 Kantor Kejati Maluku, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Kejati Maluku, Rudy Irmawan, S.H., M.H., didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Maluku, Ny. Yuyun Rudy Irmawan.
Turut hadir Wakil Kepala Kejati Maluku, Datuk Rosihan Anwar, S.H., M.H., Wakil Ketua IAD Wilayah Maluku, Ny. Dewi Anwar, jajaran pejabat utama, para jaksa dan pegawai tata usaha, serta anggota dan pengurus IAD Wilayah Maluku.
Antusiasme terlihat dari keikutsertaan keluarga besar Adhyaksa dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 50 peserta ambil bagian, terdiri atas pegawai Kejati Maluku, pegawai Kejaksaan Negeri Ambon, serta pengurus dan anggota IAD Wilayah Maluku dan IAD Daerah Ambon.
Asisten Intelijen Kejati Maluku, Diky Oktavia, S.H., M.H., selaku Ketua Penyelenggara Kegiatan Hari Lahir Kejaksaan Wilayah Maluku, mengatakan donor darah merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia.
“Dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Maluku melaksanakan sejumlah kegiatan. Salah satunya adalah kegiatan donor darah yang diselenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Ambon,” ujar Diky.
Menurutnya, aksi donor darah tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari lahir institusi, tetapi juga merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan keluarga besar Kejati Maluku.
Diky menjelaskan, peserta donor darah berasal dari berbagai unsur keluarga besar Adhyaksa.
“Kegiatan donor darah ini diikuti lebih dari 50 peserta yang terdiri dari pegawai Kejaksaan Tinggi Maluku, pegawai Kejaksaan Negeri Ambon, serta Pengurus dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Maluku dan IAD Daerah Ambon,” jelasnya.
Ia berharap darah yang berhasil dikumpulkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pasien yang sedang menjalani perawatan dan membutuhkan transfusi darah.
Ziarah ke TMP Kapaha-Tantui
Selain donor darah, rangkaian peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan juga diisi dengan kegiatan Upacara Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapaha-Tantui, Ambon.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pagi hari oleh Kejati Maluku bersama Kejaksaan Negeri Ambon.
Ziarah menjadi momentum bagi keluarga besar Kejaksaan untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya bagi bangsa dan negara.
Menurut Diky, semangat pengabdian, perjuangan dan keteladanan para pahlawan harus terus menjadi inspirasi bagi insan Adhyaksa dalam melaksanakan tugas.
Terutama dalam menjalankan tanggung jawab penegakan hukum sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Mengembalikan Kepercayaan Publik
Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026 mengusung tema:
“Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum, Berintegritas, Adil dan Humanis.”
Tema tersebut menjadi pengingat sekaligus komitmen bagi seluruh insan Adhyaksa untuk terus memperkuat kualitas penegakan hukum yang berintegritas, berkeadilan dan humanis.
Kejaksaan juga dituntut untuk menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga mampu memberikan rasa keadilan serta manfaat bagi masyarakat.
Diky berharap momentum Hari Lahir ke-81 Kejaksaan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Adhyaksa, khususnya Kejati Maluku.
“Dengan momentum Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia ini, kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Maluku, dengan harapan Kejaksaan Tinggi Maluku dapat terus berkembang menjadi institusi yang semakin maju, semakin sukses, semakin profesional, dan semakin dipercaya oleh masyarakat, khususnya masyarakat di Provinsi Maluku,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peringatan Hari Lahir Kejaksaan bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian institusi.
Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat semangat kepedulian sosial, pengabdian dan kemanusiaan, sekaligus membangun kedekatan antara insan Adhyaksa dengan masyarakat.





































