Home / Berita

Kamis, 14 September 2023 - 15:31 WIB

Pj Bupati Malteng Hadiri Pengembangan Tanaman Kedelai

GlobalMaluku.ID,AMBON-Penjabat(Pj)Bupati Maluku Tengah(Malteng)DR.Rakib Sahubaws, S. Pi. M. Si, menghadiri kegiatan pengembangan tanaman Keledai, seluas 1.000 hektare.

Turut hadir dalam kegiatan itu juga, Pejabat Dirjen tanaman Pangan, Direktorat Aneka kacang dan umbi-Kementerian Pertanian RI, Pimpinan dan anggota DPRD Maluku Tengah, Forkompida, serta OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Malteng, dan juga camat Amahai anggota Forkopimcam, beserta para petani.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Malteng mengatakan ,dalam rangka Kegiatan Pengembangan Tanaman Kedelai seluas 1.000 Hektare di Kabupaten Maluku Tengah,tentu pengembangan tanaman keledai dalam jumlah yang sangat signifikan ini menjadi langkah strategis.Dan tepat sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan negara terhadap impor kedelai,guna memenuhi kebutuhan kita,ucap SAHUBAWA.

“Tentu pengembangan tanaman kedelai dalam jumlah yang sangat signifikan ini menjadi Langkah strategis dan tepat sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan negara terhadap impor kedelai guna memenuhi kebutuhan kita,ungkapnya.

Baca Juga  Mediasi Atas Gugatan Tanah Milik Lokolo Gagal, Enam Tergugat Diharapkan Bijaksana

Di samping itu, saya sungguh yakin jika kita berkomitmen, maka langkah kebijakan ini, akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal kita di Kabupaten Maluku Tengah,kata Sahubawa.

Ia juga menegaskan, sesuai perintah Bapak Presiden dan Gubernur Maluku untuk penanganan inflasi, maka saya berharap semua instasi terkait dan stake holder harus memberikan kontribusi yang maksimal dalam pengendalian inflasi terutama dalam hal menjaga pasokan distribusi dan stabilisasi harga pangan.

Lebih lanjut ia katakan, apalagi pada tahun 2024 ini Kabupaten Maluku Tengah akan ditetapkan sebagai daerah inflasi oleh BPS yang akan menjadi penyangga pangan bagi Kota Ambon.

Baca Juga  Laisina,Tidak Ada Kepentingan Apapun Dalam Pembangunan Serba Guna SMTPI GPM Waiyame

Melalui pengembangan tanaman kedelai 1.000 hektar di Kabupaten Maluku Tengah, termasuk 100 hektar di Kelurahan Holo Kecamatan Amahai ini, tentu akan akan menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat lokal baik dalam bidang pertanian itu sendiri, maupun dalam sektor pendukung seperti pemrosesan dan distribusi, yang ujungnya akan meningkatkan keberlanjutan ekonomi kita dalam jangka panjang, jelas Sahubawa.

Olehnya itu ,kata dia,saya mengajak kita semua untuk selalu berkomitmen dan bekerja keras agar kita mampu menciptakan kemandirian pangan guna mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran Masyarakat di daerah tercinta ini.

Share :

Baca Juga

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi

Berita

BerikutUnpatti Tutup Peksimika 2026, Rektor Dorong Pengembangan Bakat Mahasiswa ke Level Nasional

Berita

Ambon Perketat Akurasi Data Bansos: 650 Agen Dikerahkan, Sistem Digital Terintegrasi NIK Segera Diterapkan

Berita

Perkuat Identitas Budaya dan SDM, Wagub Maluku Tekankan Urgensi Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah

Berita

Magister Ilmu Kelautan Unpatti Pertahankan Akreditasi Unggul, Jadi Role Model Mutu Pascasarjana di Maluku