Home / Uncategorized

Rabu, 4 Juni 2025 - 07:38 WIB

Wattimena Imbau Warga Kota Ambon Untuk Waspada Dalam Menghadapi Musim Hujan

AMBON-Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengimbau seluruh warga kota untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Agustus, sesuai informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Ia juga mengungkapkan, Pemkot Ambon telah menganalisis titik-titik banjir tahunan di kawasan Jalan Ay Patty dan Sam Ratulangi. Menurutnya, genangan di wilayah tersebut disebabkan kombinasi antara intensitas hujan tinggi dan air laut pasang.

“Saat kami cek, meski hujan sudah reda, saluran drainase masih penuh oleh air laut. Jadi ketika hujan deras dan air laut pasang, air tidak bisa mengalir ke laut. Inilah yang menyebabkan banjir,” jelasnya.

Baca Juga  Rektor Unpatti Ambon mengucapkan Selamat atas dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku

“Ini baru memasuki bulan Juni. Karena itu, jauh sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sudah mengambil langkah antisipatif,” ujar Bodewin kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (3/6/2025).

Walikota menjelaskan, sejumlah upaya telah dilakukan untuk meminimalkan risiko bencana. Langkah tersebut antara lain berupa simulasi tanggap bencana, pembersihan drainase di seluruh wilayah kota, hingga penebangan 400 pohon yang dinilai berisiko tumbang.

“Kita tidak bisa mengatur kondisi alam, tapi kita bisa menyiapkan diri dan tetap waspada,” tambahnya.

Bodewin mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di area berisiko tinggi seperti pohon besar, bantaran sungai, dan tebing curam, guna menghindari jatuhnya korban jiwa akibat bencana alam.

Baca Juga  Yonarmed 1 Divisi 2 Kostrad Gantikan Yonarhanud 11/ WBY bertugas di Maluku.

Wali kota menegaskan, pihaknya tidak sedang mencari pembenaran, melainkan menyampaikan kondisi objektif yang sudah ditinjau langsung di lapangan.

Ia juga menyoroti perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke saluran air. Bodewin berharap masyarakat turut berperan dalam menjaga kebersihan drainase agar air hujan dapat mengalir dengan lancar menuju Teluk Ambon.

Pemerintah akan terus mencari solusi permanen, tapi kesadaran masyarakat juga sangat penting. Jangan buang sampah di got, karena kalau tersumbat, hujan sedikit saja sudah bisa bikin banjir.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

DPRD Malteng Respons Positif Rencana Tambah Gaji PPPK Paruh Waktu, Soroti Upah THL Nakes

Uncategorized

Bupati SBB Perkuat Sinergi dengan Kemendagri, Penataan Batas Desa dan Tata Kelola Jadi Prioritas

Uncategorized

Pawai Obor dan Lampion, Ditetapkan Jadi Agenda Tahunan Sambut Tahun Baru Islam di Ambon

Uncategorized

Pamong Budaya: Mesak Wakim “Ayowane: Simbol Perahu dalam Tari Seka Masyarakat Masela”

Uncategorized

Maluku Catat 32 Warisan Budaya Takbenda, Belajar dari Kasus ‘Rasa Sayange’ yang Pernah Diklaim Malaysia

Uncategorized

Mainoro, Nyanyian Adat Suku UPA,A yang Terancam Punah

Uncategorized

LASQI Kota Ambon Juara Umum Pemilihan Duta Qasidah Provinsi Maluku 2025

Uncategorized

Wali Kota Ambon Buka Lomba Mancing, Ajak Warga Jaga Laut