Home / Berita

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:00 WIB

52 Pejabat Fungsional Pemkot Ambon Dilantik, Bodewin Tekankan Profesionalisme dan Keahlian

AMBON – Sebanyak 52 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Ambon resmi diambil sumpah/janji dan dilantik dalam acara yang berlangsung di Vlisingen, Jumat (28/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Ambon memperkuat kapasitas birokrasi sekaligus memastikan kebutuhan organisasi terhadap aparatur yang memiliki kompetensi dan keahlian dapat terpenuhi.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya mengatakan, pelantikan pejabat fungsional merupakan momentum penting, bukan hanya bagi para pejabat yang dilantik, tetapi juga bagi Pemerintah Kota Ambon dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik.

Menurut Bodewin, Pemerintah Kota Ambon periode 2025–2030 memiliki 17 program prioritas yang menjadi dasar penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik selama lima tahun.

Salah satu program prioritas tersebut, kata dia, adalah mewujudkan birokrasi Pemerintah Kota Ambon yang kapabel, berintegritas dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Birokrasi ini adalah motor penggerak, mesin kita untuk melakukan tiga tugas utama, yakni menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan dan memastikan pelayanan publik betul-betul terlaksana dengan baik dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bodewin dalam sambutannya.

Baca Juga  Tes Urin Petugas Dan Warga Binaan, Seluruhnya Negatif Narkoba

Ia menegaskan, upaya membangun birokrasi yang handal, kapabel dan berintegritas terus dilakukan melalui berbagai proses manajemen kepegawaian, termasuk pengangkatan pegawai dalam jabatan tertentu, mutasi maupun promosi sesuai kebutuhan organisasi dan ketentuan yang berlaku.

Bodewin juga menyoroti pentingnya keberadaan jabatan fungsional dalam birokrasi pemerintahan. Menurutnya, jabatan fungsional tidak boleh lagi dipandang sebagai jabatan kelas dua dibandingkan jabatan struktural.

“Jabatan fungsional ini pengakuan terhadap spesialisasi keahlian saudara-saudara. Ini lebih penting dibanding dengan jabatan struktural,” tegasnya.

Ia menjelaskan, perkembangan birokrasi membutuhkan perpaduan antara aparatur yang bersifat generalis dan aparatur yang memiliki keahlian khusus atau spesialis.

“Generalis tetap ada, tetapi spesialis juga dibutuhkan untuk mengisi jabatan-jabatan tertentu,” katanya.

Karena itu, Bodewin meminta para pejabat fungsional yang baru dilantik untuk bangga terhadap jabatan yang dipercayakan kepada mereka. Jabatan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara terhadap kompetensi, keahlian dan keterampilan yang dimiliki masing-masing aparatur.

Ia mencontohkan, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan tenaga ahli di bidang pendidikan, sementara pengembangan teknologi informasi membutuhkan aparatur yang memiliki kompetensi sebagai pranata komputer.

Baca Juga  Wagub Terima Ikhtisar Hasil Pengawasan Intern BPKP Maluku Tahun 2022

“Bicara peningkatan kualitas pendidikan, guru ahlinya. Bicara soal bagaimana kita mengembangkan teknologi informasi, ahli pranata komputer, itu ahlinya,” jelasnya.

Bodewin menambahkan, pengangkatan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Ambon dilakukan berdasarkan persyaratan kepegawaian dan mempertimbangkan pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Karena itu, 52 pejabat yang dilantik dinilai telah memenuhi persyaratan yang ditentukan untuk menduduki jabatan fungsional masing-masing.

Wali Kota berharap, terisinya jabatan-jabatan fungsional maupun struktural di lingkungan Pemkot Ambon dapat semakin memperkuat birokrasi sebagai motor penggerak pemerintahan.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan keahlian dan memberikan kontribusi nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat Kota Ambon.

Pelantikan ini, lanjutnya, bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan profesionalisme aparatur dalam mewujudkan program-program prioritas Pemerintah Kota Ambon.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon: Pelayanan Terpadu Perkawinan Hadir Berikan Kepastian Status Hukum bagi Masyarakat

Berita

DPRD Maluku Dorong APBD Berbasis Data Akurat, Kesejahteraan Rakyat Jadi Fokus

Berita

Bodewin Wattimena: Bukan Soal Besar Kecilnya Angka, Tapi Niat Tulus Meringankan Beban Warga NTT

Berita

DPRD dan Pemkot Ambon Salurkan Donasi Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

Berita

5.846 Mahasiswa Baru Unpatti Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan Disiplin dan Keamanan

Berita

Erwan Sudaryanto: Penguatan KPH Harus Jadi Kunci Pengendalian Kebakaran Hutan dan Pengembangan Bioekonomi

Berita

Dari Bantuan hingga Doa Perdamaian, Umar Kei Rangkul Hitu Messing dan Morella

Berita

Kadis Kehutanan Maluku: Penguatan KPH Harus Berjalan Seiring dengan Kesejahteraan Masyarakat