Home / Berita

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:54 WIB

5.846 Mahasiswa Baru Unpatti Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan Disiplin dan Keamanan

AMBON – Sebanyak 5.846 mahasiswa baru Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 27 Agustus hingga 7 September 2026.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menegaskan bahwa PKKMB bukanlah kegiatan perpeloncoan, melainkan menjadi tahap awal untuk membekali mahasiswa sebelum memasuki kehidupan akademik di perguruan tinggi.

Hal itu disampaikan Fredy dalam konferensi pers PKKMB 2026 di Ambon, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, mahasiswa baru perlu mendapatkan pemahaman mengenai sistem akademik, tata tertib kampus, serta berbagai aspek yang berkaitan dengan kehidupan sebagai mahasiswa.

“Harus menjelaskan lebih banyak soal akademik, persiapan-persiapan mereka untuk masuk dalam proses, dan mereka tidak boleh istilahnya seperti dulu kita bilang plonco,” tegasnya.

Dibagi ke Fakultas

Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, pelaksanaan PKKMB Unpatti dilakukan dengan pola pembagian peserta ke tingkat fakultas. Kebijakan tersebut dinilai lebih efektif karena mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dalam kelompok yang lebih kecil sekaligus memudahkan proses pengawasan.

Selain kegiatan secara langsung, sebagian mahasiswa baru juga mengikuti PKKMB melalui sistem daring. Unpatti telah menyiapkan dukungan pusat data dan infrastruktur komunikasi untuk menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga  Universitas Pattimura Peringati Harkitnas ke-118, Rektor Sampaikan Pesan Penting Soal Kedaulatan Digital

Fredy menjelaskan, pembagian peserta ke masing-masing fakultas juga mempertimbangkan kapasitas fasilitas universitas. Kapasitas tempat duduk yang tersedia sekitar 7.109, sementara jumlah mahasiswa baru mencapai 5.846 orang.

“Pada hari kedua kita sudah bagi ke fakultas, sehingga jumlah mahasiswa di masing-masing fakultas itu lebih sedikit,” ujarnya.

Evaluasi dan Disiplin Mahasiswa

Unpatti juga menerapkan sistem evaluasi untuk memastikan mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian PKKMB secara serius. Evaluasi tersebut menjadi salah satu indikator kepatuhan mahasiswa terhadap ketentuan yang telah ditetapkan.

Fredy mengungkapkan, pada pelaksanaan tahun sebelumnya terdapat sekitar 1.500 mahasiswa yang berdasarkan hasil evaluasi belum memenuhi ketentuan kelulusan. Mereka kemudian diwajibkan kembali mengikuti PKKMB pada tahun ini.

Karena itu, mahasiswa baru diminta mengikuti seluruh kegiatan dengan disiplin dan bertanggung jawab.

Keamanan Jadi Perhatian Utama

Selain disiplin, aspek keamanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan PKKMB 2026.

Mahasiswa baru diminta tetap berada di lingkungan fakultas masing-masing selama mengikuti kegiatan dan tidak keluar dari area yang telah ditentukan tanpa alasan yang jelas.

Rektor juga mengingatkan panitia agar memastikan tidak ada pihak luar yang masuk dan mengganggu jalannya kegiatan.

Baca Juga  Wawali Ambon Buka Manasik Haji 2026, 462 Jamaah Siap Berangkat dengan Pembekalan Intensif

“Kita harus menjaga keamanan dan ketertiban. Mereka harus ada di dalam lingkup fakultas masing-masing,” tegas Fredy.

Ia menambahkan, penyesuaian jadwal PKKMB dilakukan setelah universitas memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru menyelesaikan proses administrasi, termasuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Kebijakan tersebut diambil agar persoalan ekonomi tidak menjadi alasan mahasiswa kehilangan kesempatan mengikuti pendidikan di Unpatti. Setelah proses administrasi berjalan, seluruh 5.846 mahasiswa baru yang telah mendapatkan NIM tercatat sebagai peserta PKKMB 2026.

Bekal Memasuki Dunia Akademik

Fredy berharap PKKMB dapat dimanfaatkan mahasiswa baru untuk membangun karakter, mengenal lingkungan akademik, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tuntutan pendidikan tinggi.

Ia menegaskan, PKKMB harus menjadi ruang edukasi yang memberikan pemahaman awal mengenai kehidupan kampus dan membantu mahasiswa mempersiapkan diri mengikuti proses akademik.

“PKKMB ini harus menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus dan mempersiapkan diri mengikuti proses akademik,” pungkasnya.

Dengan jumlah peserta mencapai 5.846 mahasiswa, pelaksanaan PKKMB 2026 menjadi momentum penting bagi Unpatti untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta kesiapan akademik generasi baru yang akan menjalani perjalanan pendidikan tinggi di kampus tersebut.

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD Maluku Dorong APBD Berbasis Data Akurat, Kesejahteraan Rakyat Jadi Fokus

Berita

Bodewin Wattimena: Bukan Soal Besar Kecilnya Angka, Tapi Niat Tulus Meringankan Beban Warga NTT

Berita

DPRD dan Pemkot Ambon Salurkan Donasi Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

Berita

Erwan Sudaryanto: Penguatan KPH Harus Jadi Kunci Pengendalian Kebakaran Hutan dan Pengembangan Bioekonomi

Berita

Dari Bantuan hingga Doa Perdamaian, Umar Kei Rangkul Hitu Messing dan Morella

Berita

Kadis Kehutanan Maluku: Penguatan KPH Harus Berjalan Seiring dengan Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Pengendalian Kebakaran Hutan di Maluku Perlu Diperkuat Lewat Kolaborasi dan Pengembangan Bioekonomi

Berita

Pelayanan Kasih Klasis GPM Masohi Layani 938 Warga