AMBON – Pemerintah Kota Ambon bersama DPRD Kota Ambon menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.
Kesepakatan pemberian bantuan tersebut disampaikan DPRD Kota Ambon setelah melakukan rapat bersama Pemerintah Kota Ambon. Dalam keterangannya, pimpinan DPRD bersama para ketua fraksi menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kebersamaan warga Kota Ambon terhadap saudara-saudara di NTT yang sedang menghadapi musibah.
Melalui kesepakatan bersama Pemerintah Kota Ambon, bantuan donasi sebesar Rp250 juta akan diberikan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa di sejumlah wilayah NTT.
Bantuan tersebut nantinya disalurkan melalui Pemerintah Kota Ambon dan delegasi pemerintah kepada pemerintah daerah maupun posko-posko penanganan pengungsi di beberapa kabupaten yang mengalami dampak bencana.
Pimpinan DPRD menegaskan, bantuan itu tidak semata-mata harus dilihat dari besarnya nominal, melainkan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Ambon bersama DPRD dan pemerintah daerah.
“Semoga keikhlasan dan ketulusan kami ini tidak dinilai dari nominal, tetapi kepedulian kami untuk terus bersama-sama dengan saudara-saudara kita di NTT untuk melewati musibah yang mereka alami,” demikian disampaikan dalam keterangannya.
Ia berharap proses pemulihan terhadap dampak bencana di NTT dapat segera dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Bersumber dari Dana BTT
Terkait sumber anggaran bantuan sebesar Rp250 juta tersebut, DPRD Kota Ambon menjelaskan bahwa dana berasal dari kas daerah dengan persetujuan DPRD, yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
Menurut penjelasan tersebut, penggunaan dana BTT tidak hanya diarahkan untuk mengantisipasi bencana yang terjadi di Kota Ambon, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bentuk solidaritas terhadap daerah lain yang sedang menghadapi bencana, sepanjang terdapat ruang anggaran yang dapat digunakan sesuai ketentuan.
“Dalam kesempatan ini kita memiliki sedikit kelebihan saldo yang bisa dimanfaatkan. Kita berdua tidak terjadi bencana di daerah kita sehingga kita tidak kekurangan dana dimaksud. Kita lebih membantu orang yang lagi membutuhkan,” jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata solidaritas antardaerah sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Kota Ambon turut merasakan duka yang dialami masyarakat NTT akibat bencana tersebut.





































