Home / Berita

Senin, 1 Juni 2026 - 08:32 WIB

Perpustakaan Maluku Berbenah, Ajak Generasi Muda Kembali Mencintai Buku di Era Digital

Ambon – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), minat membaca buku fisik dinilai tetap memiliki peran penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku terus melakukan berbagai strategi untuk menghidupkan kembali budaya literasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Husein,  S.Pd.,M.Pd kepada media ini, Selasa (30/06/2026) menjelaskan bahwa perkembangan digital bukanlah ancaman bagi keberadaan perpustakaan. Menurutnya, perpustakaan justru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai yang dimiliki buku sebagai sumber pengetahuan.

Ia mengatakan, buku cetak memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh perangkat digital. Selain tidak bergantung pada listrik maupun jaringan internet, membaca buku dinilai mampu melatih konsentrasi dan mengoptimalkan kemampuan berpikir secara lebih mendalam dibandingkan membaca melalui gawai.

Baca Juga  Anang Rumuar : “Hutang Obat RSUD Masohi Capai Rp. 4 M”, Reimburse BPJS Kesehatan Tahun 2023 - Februari 2025 Rp.55 M. Pasien Sempat Harus Beli Obat Sendiri (Bagian ke-Dua)

“Di sejumlah negara maju seperti Jepang dan Korea, masyarakat justru mulai kembali menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar. Hal ini menunjukkan bahwa buku tetap memiliki nilai yang sangat penting dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Meski demikian, diakui bahwa Indonesia masih berada pada masa transisi, di mana masyarakat mulai terbiasa memperoleh informasi melalui media digital. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi perpustakaan untuk meningkatkan kembali minat kunjungan masyarakat.

Saat ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku masih mengandalkan layanan kunjungan langsung ke perpustakaan, serta program mobil perpustakaan keliling yang menjangkau desa-desa. Namun, keterbatasan anggaran membuat operasional layanan keliling belum dapat berjalan secara maksimal.

Sebagian besar pengunjung perpustakaan saat ini berasal dari kalangan mahasiswa yang membutuhkan referensi akademik maupun pengurusan surat bebas pustaka. Selain itu, siswa TK, SD, SMP, hingga SMA juga rutin melakukan kunjungan edukatif ke perpustakaan.

Baca Juga  Caleg Gagal Alias Mahasiswa Gadungan Lakukan Aksinya Di Mendagri

Untuk meningkatkan jumlah pengunjung, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan memperkuat kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Salah satu gagasan yang tengah disiapkan adalah menjadikan kunjungan ke perpustakaan sebagai bagian dari aktivitas pendidikan siswa SMA, SMK, dan SLB.

Melalui program tersebut, ribuan pelajar diharapkan dapat mengunjungi perpustakaan secara berkala sehingga budaya membaca kembali tumbuh di lingkungan sekolah.

Pemerintah Provinsi Maluku optimistis sinergi antarinstansi tersebut akan menjadi langkah efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat sekaligus mengembalikan perpustakaan sebagai pusat belajar, riset, dan pengembangan pengetahuan di era transformasi digital.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Gempa Bumi

Berita

Cabai Rawit Tembus Rp160 Ribu per Kg, Pemprov Maluku Jual Rp40 Ribu Lewat Pangan Murah

Berita

Maluku dan Ambon Raih TPAKD Terbaik Regional, Lewerissa Apresiasi Kinerja dan Sinergi dengan OJK

Berita

Pemkot Ambon Perkuat Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI, Aiko Health Disosialisasikan di 22 Puskesmas

Berita

Bupati Maluku Tengah dan Kemenkum Maluku Perkuat Perlindungan Produk Unggulan melalui Indikasi Geografis

Berita

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkot Ambon Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita

Kebakaran di Ambon Tembus 157 Kejadian, Nusaniwe Catat Lonjakan Tertinggi

Berita

Rektor Unpatti dan Kapolda Maluku Perkuat Sinergi Keamanan Kampus dan Riset Ilmiah