Home / Politik

Selasa, 12 November 2024 - 01:15 WIB

Anggota DPR RI Widya Pratiwi Harap Polri Jaga Marwah Institusi Jelang Pilkada Serentak 2024

GlobalMaluku.ID,Jakarta-Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024 tinggal menghitung hari. 16 hari jelang memasuki tahapan pemungutan suara, dinamika politik di daerah dinilai menjadi perhatian serius khususnya mengenai integritas lembaga penegak hukum kepolisian.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Widya Pratiwi saat Rapat Kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri dan jajaran Kapolda se-Indonesia.

“Sebagai sebuah institusi penegakan hukum yang diberikan kewenangan mengawasi hingga menindak berbagai tindak pidana di ruang nyata maupun di ruang digital, bagaimana Polri mampu menjamin dan memastikan berbagai tindakan pemanggilan, pemeriksaan hingga penetapan tersangka yang terjadi di tingkat daerah khususnya Maluku dalam masa tahapan pilkada adalah tindakan yang murni merupakan law enforcement dan bebas dari kepentingan politik praktis,” kata Widya di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2024).

Baca Juga  Restrukturisasi DPW Nasdem Maluku, Fauzan : Langkah Strategis Untuk Menuju 2029

Menurut legislator Dapil Maluku itu, dalam praktiknya sering ditemui hukum terkadang disalahgunakan menjadi alat untuk memberikan pressure politik, menekan salah satu paslon dan memfasilitasi paslon lain.

“Penyalahgunaan kewenangan semacam ini tentunya menjadi ekses buruk hingga menimbulkan konflik of interest dan
berdampak pada kepercayaan masyrakat kepada institusi Polri,” jelasnya.

Politisi PAN itu berharap Polri sebagai institusi negara mampu membuat borderline kepada seluruh jajarannya di tingkat daerah. Hal itu agar tetap berpegang pada netralitas dan profesionalitas sehingga dapat menciptakan ruang demokrasi yang fair.

Baca Juga  Serius, MM Orang Pertama Kembalikan Formulir di PDIP dan Gerindra

“Ini harus dipertegas di dalam forum ini, sehingga menjadi warning untuk oknum Polri di tingkat daerah agar tidak menggunakan institusi sebagai sarana untuk memfasilitasi kepentingan politik pribadi dan mengorbankan marwah institusi,” ungkapnya.

Meski begitu, Widya meyakini netralitas dan profesionalitas institusi Polri adalah kemewahan yang tak mungkin dapat ditukar dengan tawaran politik ataupun kepentingan subjektif.

“Saya seorang mantan Bhayangkari yang sudah bertahun-tahun berada di lingkungan Polri dalam mendampingi suami saya. Untuk itulah, maka sudah menjadi tanggung jawab moril bagi saya untuk menjaga marwah institusi Polri,” imbuhnya.

Share :

Baca Juga

Politik

DPRD Malteng Tegaskan Perjuangan Tapal Batas Samasuru Masih Berlanjut

Politik

Demokrat Tak Gegabah Hadapi Wacana Pemilu Terpisah, Halimun: Tunggu Aturan Resmi

Politik

Franky Loupatty dan Jalan Panjang Mengawal Suara dari Pulau-Pulau Lease

Politik

Golkar Ambon Memanas! Lima Kecamatan Geruduk DPD Maluku, Nama Bahlil Ikut Terseret

Politik

PDI Perjuangan Maluku Kenang 30 Tahun Kudatuli, Tegaskan Komitmen Menjaga Demokrasi

Politik

Nama Ketum DPP Diseret dalam Dinamika Musda, Kader Golkar Ambon Ungkap Dugaan Tekanan Internal

Politik

Komisi I DPRD Maluku Dorong Percepatan Sertifikasi Lahan Sekolah, Targetkan Penyelesaian Signifikan Tahun 2026

Politik

Posisi Sekretaris DPD Golkar Maluku Masih Menunggu Keputusan DPP