Home / Berita

Jumat, 28 November 2025 - 07:18 WIB

Soal Pernyataan Menjaga Keamanan Berikut Ini Klarifikasi Wali Kota Ambon

AMBON–Terkait pernyataan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, yang sebelumnya menimbulkan respons publik, yang menyebutkan “Kalau tidak bisa menjaga perbedaan, pulang kampung,” yang disampaikan terkait konflik di kawasan STAIN, menurutnya telah disalahartikan dan tidak dimaksudkan untuk menyinggung kelompok atau suku tertentu.

Wali Kota dalam postingan video di laman Facebook pribadi, yang diunggah Kamis (27/11/25) menegaskan bahwa ungkapan tersebut disampaikan dalam konteks mengajak seluruh warga untuk memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga Kota Ambon yang dicintai.

“Pernyataan saya yang mengatakan bahwa kalau tidak bisa menjaga perbedaan, pulang kampung, Dimaksudkan bahwa ada tanggung jawab bersama kita untuk menjaga kota Ambon yang kita cintai. Selama ini pemerintah kota berupaya bagaimana kita bisa membangun hidup bersama di kota Ambon,”ujarnya.

Baca Juga  Ini Yang Dikatakan Sadali Pada Syukuran HUT SBB Ke-21 Tahun

Ia menekankan bahwa apabila terdapat permasalahan terkait tindakan kriminalitas, mekanisme penanganannya harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Sebagai orang yang tinggal di Ambon, tugas kita semua adalah menjaga kota ini supaya tetap aman, tetap damai sehingga semua bisa beraktivitas dengan baik,”tambahnya.

Wali Kota Bodewin juga memastikan bahwa tidak ada sedikit pun maksud untuk menyinggung kelompok, suku, maupun golongan tertentu. Ia menegaskan bahwa tanggung jawabnya sebagai kepala daerah adalah menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang tinggal di Ambon tanpa terkecuali.

“Tanggung jawab saya sebagai Wali Kota adalah menjamin seluruh orang yang tinggal di Ambon untuk merasa nyaman hidupnya. Oleh karena itu saya berharap kita semua bisa hidup bersama, saling menghargai, saling menjaga,” tuturnya.

Baca Juga  Menko Marves : Indonesia Punya Potensi Besar Energi Surya Sekitar 3.300 GW, Dan Harus Menjadi Pengekspor Utama

Mengakhiri pernyataannya, Wali Kota kembali mengajak masyarakat untuk mengedepankan kebersamaan dan semangat persaudaraan. Ia berharap tidak ada lagi salah tafsir terkait pernyataan sebelumnya.

“Saya berharap tidak usah ada interpretasi yang lain. Tujuan saya adalah menjaga Ambon supaya menjadi rumah bersama kita, hidup damai berdampingan dan saling menghargai. Jika ada yang merasa tersinggung, sebagai Wali Kota saya meminta maaf, tetapi tujuan saya semata-mata untuk menjaga Ambon untuk kita semua,” tegasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD Maluku Dorong APBD Berbasis Data Akurat, Kesejahteraan Rakyat Jadi Fokus

Berita

Bodewin Wattimena: Bukan Soal Besar Kecilnya Angka, Tapi Niat Tulus Meringankan Beban Warga NTT

Berita

DPRD dan Pemkot Ambon Salurkan Donasi Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

Berita

5.846 Mahasiswa Baru Unpatti Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan Disiplin dan Keamanan

Berita

Erwan Sudaryanto: Penguatan KPH Harus Jadi Kunci Pengendalian Kebakaran Hutan dan Pengembangan Bioekonomi

Berita

Dari Bantuan hingga Doa Perdamaian, Umar Kei Rangkul Hitu Messing dan Morella

Berita

Kadis Kehutanan Maluku: Penguatan KPH Harus Berjalan Seiring dengan Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Pengendalian Kebakaran Hutan di Maluku Perlu Diperkuat Lewat Kolaborasi dan Pengembangan Bioekonomi