Home / Hukrim

Senin, 17 Februari 2025 - 11:27 WIB

Buntut Sasi Adat di Bongkar, Sekelompok Warga Negeri Haya Bakar Kantor Waragonda Mineral Pratama

MASOHI – Puluhan anggota Sabhara Polres Maluku Tengah dikerahkan ke Negeri Haya, Kecamatan Tehoru, untuk mengamankan situasi pasca pembakaran salah satu bangunan PT Waragonda Minerals Pratama, Senin (17/2/2025).

Kasat Sabhara, Iptu Rido Masihin, mengatakan pihaknya mengirim 24 anggota Sabhara, didukung enam anggota Intel dan delapan anggota Satreskrim ke lokasi.

“Tim bergerak sejak pukul 02.00 WIT dini hari dan tiba di TKP sekitar pukul 04.15 WIT,” ujar Masihin.

Insiden bermula pada Minggu (16/2/2025) malam ketika sejumlah warga Negeri Haya mendatangi PT Waragonda untuk mencari Tawakal Somalua, mantan Saniri Negeri Haya. Tawakal diduga merusak palang sasi adat yang dipasang warga di depan gerbang perusahaan.

Baca Juga  Oknum PNS di SBB Terjerat Narkotika Jenis Sabu

Menurut salah satu security PT Waragonda, Nijam Samalehu, warga sempat mendatangi rumah Tawakal, tetapi tidak menemukannya. Mereka lalu menuju perusahaan dan mulai bertindak anarkis dengan merusak fasilitas, termasuk pintu dan rumah jaga.

Saat security mencoba menenangkan massa, ketegangan meningkat hingga berujung pada pembakaran fasilitas PT Waragonda sekitar pukul 22.00 WIT.

Api dengan cepat melalap sejumlah fasilitas perusahaan. Baru sekitar pukul 01.00 WIT, api berhasil dipadamkan oleh karyawan PT Waragonda dengan bantuan aparat TNI-Polri menggunakan alat pemadam seadanya.

Baca Juga  Kejati Maluku Sukses Hentikan Perkara Penganiayaan Lewat Restorative Justice

Sejumlah aset perusahaan hangus, di antaranya, Pos satpam, Ruang maintenance dan laboratorium, Satu unit mobil Fuso, Satu unit motor trail, Satu unit mobil Kijang milik karyawan

Pasca insiden, aparat gabungan langsung mengamankan lokasi dan mengimbau warga untuk kembali ke rumah masing-masing. Hingga Senin pagi, situasi di sekitar PT Waragonda masih dijaga ketat oleh personel kepolisian.

Share :

Baca Juga

Hukrim

KEJATI MALUKU NAIKKAN DUGAAN KORUPSI ANGGARAN DINAS PENDIDIKAN KE TAHAP PENYIDIKAN

Hukrim

Bullying dan Penyalahgunaan Medsos Jadi Sorotan, Kejati Maluku Turun Langsung ke SMA Negeri 26 Malteng

Hukrim

“Enam Pemilik Toko Dipanggil Kejati Maluku, Ada Apa di Balik Penyidikan PT Bipolo Gidin?”

Hukrim

Kejati Maluku Geber Empat Kasus Korupsi, Kerugian Negara Rp4,29 Miliar Terungkap

Hukrim

Mantan Kadis PUPR Maluku MM Jadi Tersangka Korupsi Air Bersih Pulau Haruku, Kerugian Negara Rp3,83 Miliar

Hukrim

Kasus Pembunuhan Nus Kei Masuk Babak Penuntutan, Dua Tersangka Resmi Ditahan Jaksa dan Segera Disidangkan di PN Ambon

Hukrim

Empat Tersangka Korupsi Jalan Danar–Tetoat Akhirnya Ditahan, Negara Rugi Rp2,84 Miliar

Hukrim

Gubernur Lewerissa Gandeng PPI Dunia Amerop, Banda Disiapkan Mendunia Lewat Program Pengabdian Mahasiswa