AMBON, GLOBALMALUKU.ID | Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Kawasan Amerika–Eropa (Amerop) untuk menjadi duta promosi Banda dan Maluku di kancah internasional.
Dorongan tersebut disampaikan saat Gubernur menerima audiensi PPI Dunia Amerop di Ruang Rapat Gubernur Maluku, Ambon, Selasa (21/7/2026). Pertemuan itu membahas pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat Banda 2026 yang akan berlangsung di Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah. <Cite refs={[“turn735520search0”]}/>
Dalam pertemuan tersebut, Lewerissa menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di kawasan Amerika dan Eropa karena bersedia meluangkan waktu untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Banda Neira.
Menurut Gubernur, program tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan juga kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan alam, sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Banda kepada komunitas internasional.
Selama satu bulan pelaksanaan program, para peserta diharapkan dapat menggali berbagai potensi daerah, mulai dari keindahan alam, kekayaan cagar budaya, peninggalan sejarah, hingga kehidupan sosial masyarakat setempat.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap adik-adik PPI Dunia Amerop dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Banda sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan potensi Banda dan Maluku kepada dunia internasional,” ujar Lewerissa.
Banda Punya Potensi Besar
Gubernur menilai keterlibatan mahasiswa yang memiliki pengalaman pendidikan dan jejaring internasional dapat menjadi peluang strategis untuk memperluas pengenalan Banda dan Maluku di luar negeri.
Karena itu, hasil kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan program di lapangan. Pengalaman dan temuan para peserta juga diharapkan dapat dipublikasikan melalui berbagai saluran komunikasi serta jejaring internasional yang mereka miliki.
Promosi tersebut dinilai penting untuk memperkuat daya tarik Banda, khususnya dari sisi pariwisata, sejarah, budaya, dan potensi sosial masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, kegiatan ini juga diharapkan memperkaya wawasan para mahasiswa mengenai kondisi dan potensi pembangunan daerah kepulauan di Indonesia.
Dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku beserta jajaran turut hadir bersama Koordinator PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa, Gerry Utama, serta mahasiswa peserta program.
Kolaborasi untuk Pembangunan Maluku
Pemerintah Provinsi Maluku menyambut positif inisiatif PPI Dunia Amerop dan berharap kemitraan serupa dapat berlanjut pada masa mendatang.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan mahasiswa Indonesia di luar negeri dinilai dapat membuka ruang promosi yang lebih luas, sekaligus membangun hubungan antara potensi lokal dan jejaring global.
Melalui Program Pengabdian Masyarakat Banda 2026, Pemprov Maluku berharap Banda Neira semakin dikenal di tingkat internasional dan potensi daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dorongan untuk memperkuat promosi pariwisata dan budaya Maluku serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.


































